Suara.com - Setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan wajib dilengkapi dengan perlengkapan kendaraan bermotor, bagi sepeda motor berupa helm Standar Nasional Indonesia (SNI). Selain itu, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib memiliki Surat Izin Bermotor (SIM). Begitulah beberapa isi pasal yang ada dalam Undang-Undang Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Aturan ini tampaknya tidak diindahkan oleh seorang bocah laki-laki ini. Ia malah berkendara menggunakan sepeda motor tanpa mengenakan helm serta tampaknya bocah tersebut masih berusia di bawah 17 tahun sehingga belum memiliki SIM.
Video yang menampakkan momen bocah yang mengendarai sepeda motor tanpa mematuhi aturan perundang-undang ini diunggah oleh akun Instagram @terang_media pada Selasa (28/06/22). Video ini direkam oleh pengendara sepeda motor lain yang saat itu berada di samping bocah tersebut.
Dalam video tersebut, tampak seorang bocah berkaus merah sedang mengendarai sepeda motor di jalan raya.
Ia mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan sedang tanpa mengenakan helm.
Bocah ini tampak menengok ke arah pengendara lain saat sedang berkendara. Ia juga sempat berkendara dengan satu tangannya.
Karena bocah ini tidak fokus mengendarai sepeda motornya, bocah ini malah menabrak sebuah truk yang berada di depannya.
Bagian depan sepeda motor yang dikendarainya pun tampak menyangkut di badan truk.
Pada video yang diunggah, tampak momen ketika wajah bocah ini sempat terkantuk ke arah truk. Posisi terakhir bocah ini setelah sempat menabrak truk masih berada di atas sepeda motornya , dengan badannya yang terhuyung ke bagian depan sepeda motor.
Baca Juga: Viral Aksi Heroik Pria Selamatkan Sopir dan Penumpang Bentor yang Terobos Palang Pintu Kereta Api
Video ini pun ramai oleh beragam respons dari warganet. Warganet mengecam aksi bocah yang mengendarai sepeda motornya ini.
"Gaya nomor satu," kata warganet.
"Tangkap orang tuanya," ungkap warganet.
"Bahaya itu sepeda motornya sampai nyangkut ke truk," terang warganet.
"Masih sempat kasih kode jempol. Jangan sampai bapaknya itu bocah ngamuk minta ganti rugi ke sopir," tambah warganet.
Berita Terkait
-
Meski Sedang Sakit, Bapak-bapak Tetap Nongkrong Bareng di Tempat Tidur RS, Warganet: Lagi Adu Nasib
-
Viral Aksi Heroik Pria Selamatkan Sopir dan Penumpang Bentor yang Terobos Palang Pintu Kereta Api
-
Apes! Klaksoni Para Pelaku Balap Liar, Mobil Ini Malah Kena Lempar Batu
-
Heboh Video Menantu Ngaku Umurnya Lebih Tua dari Ibu Mertuanya, Hanya Terpaut 3 Tahun, Netizen: Panggil Aja Bestie
-
Rindu Makkah, Warga Desa Ini Bangun Masjid Bentuk Ka'bah, Berwarna Hitam dengan Bentuk Kotak
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
-
Media Asing: Donald Trump 'Permalukan' FIFA Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai
Terkini
-
Siswa Disabilitas SMAN 81 Jakarta Bobol Sistem Pertahanan Militer, Kini Dilirik Intelkam Polri
-
Rumor Pergantian Menkeu Menguat Usai Chatib Basri Bertemu Prabowo, Ini Kata Dasco
-
Jaksa Bongkar Niat Jahat Nadiem Makarim: Tak Hanya Rencana, Tapi Dieksekusi Sistematis
-
Polri Akui Sulit Penuhi Kuota 2 Persen Disabilitas: Butuh 9.000 Personel
-
Instruksi Ngeri Ketua Yayasan Daycare Little Aresha: Kalau Lari-larian Diikat Saja
-
Prof. Ikrar Soroti Biaya Perjalanan Luar Negeri Prabowo: Pakai Uang Pribadi Harus Tetap Diaudit BPK
-
Prof Ikrar Soroti Dubes Tak Dilibatkan Diplomasi Luar Negeri Prabowo: yang Ikut Malah Teddy
-
545 Kepala Daerah Tersandung Korupsi, Wamendagri Singgung Bantuan Politik Tidak Jelas
-
Jaksa Minta Hakim Tolak Nota Pembelaan Nadiem Makarim
-
75 Persen Keluarga RI Pakai Daycare, Menteri PPPA: Banyak yang Tak Berizin dan Berisiko bagi Anak!