Suara.com - Sekretariat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) merupakan salah satu entitas yang berada di belakang layar saat pelaksanaan ibadah haji 2022. Meski bergerak dalam senyap, siapa nyana mereka memiliki fungsi yang sangat vital.
Menurut Sekretaris PPIH Arab Saudi, M Noer Alya Fitra, pihaknya memastikan persiapan terkait operasional pelayanan, akomodasi, transportasi, konsumsi dan administrasi baik untuk jemaah dan petugas menjelang ibadah haji.
"Kami memastikan seluruh sarana dan prasarana agar penyelenggaraan haji siap dan memberikan dukungan keuangan bagi operasional haji. Kami memastikan seluruh operasional ibadah haji terselenggara dengan baik," tutur pria yang karib disapa Nafit saat ditemui Media Center Haji (MCH) di Kantor Urusan Haji, Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (25/6/2022).
Ketika mempersiapkan ibadah haji tahun ini, Nafit berkoordinasi dengan tim lain yang terkait. Menurut Nafit, tim lain sudah mulai menyewa rumah, memilih penyedia katering dan transportasi beberapa bulan sebelum penyelenggaraan ibadah haji.
"Di lingkup sekretariat, kami datang dan memastikan bahwa seluruh yang menjadi komponen layanan sudah disiapkan dengan baik. Contohnya, terkait akomodasi, kita perlu bertemu muassasah terkait layanan konsumsi di Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina--RED)," kata Nafit.
Menurut Nafit, masing-masing bidang layanan bakal difasilitasi untuk bertemu pihak terkait oleh sekretariat, termasuk kedatangan petugas. Dari sisi petugas, sekretariat memastikan dukungan operasional untuk petugas terlaksana dengan baik.
"Contohnya, ketika petugas datang, harus ada rumah, makanan, kantor, administrasi pendukung, kartu petugas, surat jalan dan lainnya. Ini kami siapkan untuk mendukung kelancaran pelayanan jemaah haji," ujar Nafit.
Nafit mengakui, kesekretariatan memang tidak berhubungan langsung dengan jemaah. Tapi, imbuh dia, sekretariat merupakan pusat seluruh data. Adapun data tersebut meliputi akomodasi, konsumsi, transportasi, bimbingan ibadah, perlindungan jemaah, jemaah sakit, jemaah wafat, lalu pergerakan jemaah baik itu dari Makkah, Madinah dan Jeddah.
"Seluruh data tersebut ada di sekretariat. Nah, penyediaan data tersebut ini memudahkan layanan petugas ketika ingin mengetahui data terkait operasional haji. Kami berada di Jeddah sebagai sentral seluruh data dan layanan untuk operasional haji," kata pria berperawakan kurus tersebut.
Baca Juga: Sensasi Gunakan Skuter Listrik di Masjidil Haram, Tawaf dan Sa'i Jadi Mudah
Nafit juga mengisahkan tantangan persiapan ibadah haji 2022. Maklum, selama 2 tahun ini, tidak ada aktivitas haji dikarenakan badan pandemi Covid-19. Pun demikian Arab Saudi tidak menyelenggarakan haji dan umrah. Alhasil, banyak hotel dan fasilitas terkait di Arab Saudi yang tidak aktif.
"Ketika tiba-tiba ada penyelenggaraan haji, mereka harus langsung mempersiapkan. Sebelum kontrak, harus dicek bahwa tidak ada masalah. Semisalnya, jika ada hotel yang fasilitasnya rusak, kan butuh waktu untuk perbaikan," terang Nafit.
Dari sisi konsumsi pun setali tiga uang. Nafit mengatakan, "tukang masak mereka pulang ke negara masing-masing. Alhasil, ketika ada ibadah haji, mereka harus dipanggil kembali. Pemanggilan ini tidak mudah. Pasalnya, mereka berada di negara masing-masing. Itu jadi kendala."
Tantangan lainnya berupaya aplikasi teknologi terkait penginputan data jemaah haji yang disediakan Arab Saudi alias E-Hajj. Pihaknya mengaku membutuhkan tenaga sistem informasi yang mumpuni untuk mengoperasikan aplikasi penginputan data tersebut. Maklum, seluruh data jemaah mesti diinput, baik kedatangan, pergerakan dan kepulangan.
"Karena itu, kita butuh tenaga yang familiar dengan sistem informasi. Seluruh pergerakan menggunakan teknologi. Sebelum diinput, jemaah tidak bisa bergerak. Jika tidak diinput, perusahaan transportasi enggan mengeluarkan armada," kata Nafit.
Antisipasi tragedi Mina 2015
Berita Terkait
-
Sensasi Gunakan Skuter Listrik di Masjidil Haram, Tawaf dan Sa'i Jadi Mudah
-
Seperti Apa Rangkaian Puncak Ibadah Haji 2022? Ini Jadwal dan Fasilitas yang Tersedia
-
Rompi Penurun Suhu, Pertolongan Pertama Untuk Jemaah Haji yang Alami Heat Stroke
-
Layanan Bus Shalawat Disetop Sementara Jelang Puncak Haji
-
Jelang Puncak Haji 2022, Tenaga Kesehatan Haji Wajib Pantau Keselamatan dan Kesehatan Jemaah Haji
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
-
BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
-
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya