Suara.com - Viral di media sosial video yang merekam sosok bocah berumur 10 tahun yang harus bekerja dengan menjual donat untuk membantu perekonomian keluarganya.
Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @memomedsos pada Selasa (27/06/22).
Pada awal video tersebut, terdengar bahwa perekam video ini bertanya kepada bocah penjual donat mengenai apakah bocah laki-laki tersebut masih bersekolah atau tidak.
Saat ditanya, bocah ini menjawab bahwa dirinya sudah tidak bersekolah lagi. Alasannya adalah karena bocah laki-laki ini ingin membantu ibunya berjualan.
Ia bekerja tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun. Ia benar-benar hanya ingin membantu ibunya.
"Kamu nggak sekolah?" tanya perekam video.
"Enggak, keluar dulu. Bantuin mamah jualan," jawab bocah penjual donat.
Perekam video ini kemudian menyakan mengenai keberadaan ayah dari bocah yang saat itu mengenakan topi ini.
"Bapaknya di mana?" tanya perekam video.
Baca Juga: Kocak! Pengantin Niat Bikin Video Estetik di Pelaminan, Tamu Malah Tiba-tiba Nyelonong Demi Salaman
Bocah tersebut pun kemudian menjelaskan jika ayahnya telah meninggal dunia sejak dirinya masih berada di dalam kandungan ibunya.
"Kalau ayah sudah meninggal waktu aku masih dalam kandungan," jawab bocah tersebut.
Perekam video ini juga sempat menanyakan umur dari bocah tersebut. Ternyata bocah tersebut baru berumur 10 tahun.
Dalam video ini, bocah penjual donat tersebut sempat menceritakan kesehariannya setelah berjualan donat. Ia mengungkapkan jika ada waktu senggang, ia akan memilih untuk mengistirahatkan badannya dibanding dengan bermain dengan teman-teman sebayanya.
Hal tersebut dipicu oleh perlakuan temannya yang kerap mem-bully dan memalak dirinya.
"Karena banyak yang ngebully. Misalnya aku bawa uang Rp10.000,00, suka banyak yang minta. Kalau aku nggak bawa uang suka didorong-dorong atau nggak ditonjok," ungkap bocah ini.
Berita Terkait
-
Kocak! Pengantin Niat Bikin Video Estetik di Pelaminan, Tamu Malah Tiba-tiba Nyelonong Demi Salaman
-
Cek CCTV, Perempuan Ini Dibikin Terkejut dengan Perlakuan ART ke Anjingnya
-
Terekam Kamera CCTV, Aksi Pencurian Uang hingga Sepeda Motor di Warung Makan
-
Ditanyai Soal Keinginan, Anak Perempuan Ini Hanya Mau Orang Tuanya Harmonis: Seneng Gitu Orang di Resto Bareng Keluarga
-
Tak Habis Pikir! Emak-emak Santai Bongkar Kemasan Tomat di Supermarket, Diduga Demi Cari yang Masih Bagus
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan untuk Amankan Aksi Buruh di Monas
-
Ahok Heran 'Kesaktian' Riza Chalid di Korupsi Minyak Pertamina: Sekuat Apa Sih Beliau?
-
7 Fakta Nyesek Pedagang Es Gabus Johar Baru: Dituduh Jual Spon, Kini Ngaku Dianiaya Aparat
-
Pengakuan Getir Pedagang Es Gabus Johar Baru: Dituduh Jual Spon, Kini Ngaku Dianiaya Aparat
-
Menembus Awan Tanpa Jejak: Ambisi Singapore Airlines Menata Langit Biru Masa Depan
-
Kewenangan Daerah Terbentur UU Sektoral, Gubernur Papua Selatan Minta Otsus Direvisi
-
Ribuan Buruh Mau Geruduk Istana Hari Ini, Bawa Tiga Tuntutan Mendesak
-
Mabes TNI Akui Sudah Temui Pedagang Es Sudrajat, Harap Polemik Tak Berlanjut
-
Saksi Sebut Mantan Direktur SMP Kemendikbudristek Minta Bantuan Bawahan untuk Lunasi Rumah
-
Harga Kelapa Dunia Melemah, ICC Sebut Dipengaruhi Faktor Ekonomi dan Geopolitik