"Selain di Stasiun Tugu Yogyakarta, kegiatan ini dilakukan serentak di sejumlah stasiun lain. Total ada 14 stasiun yang hari ini menggelar kegiatan serupa," jelas Supriyanto.
Terlihat petugas berkeliling membawa poster dan banner tentang pentingnya pencegahan pelecehan seksual. Tampak pula ada petugas yang membawa beberapa tangkai bunga mawar maupun suvenir lain seperti stiker.
"Melalui kampanye ini, kami ingin membangun kesadaran seluruh pelanggan untuk saling menghargai saat memanfaatkan layanan kereta api. Saling menghormati sehingga kenyamanan penumpang terjaga," tutur Supriyanto.
Warganet Berharap Kampanye Serupa Dilakukan di Transportasi Umum Lain
Kampanye ini disambut baik oleh banyak warganet. Namun bukan cuma banjir pujian, publik juga berharap agar kampanye serupa dilakukan oleh transportasi umum lain.
"Berharap TJ juga. Dulu inngat banget pantat digesek-gesek dan tangan ditoel-toel pas lagi berdiri dan penuh desek-desekan," ujar warganet.
"Andai saja memang benar-benar bisa berlaku di semua moda transportasi," sambung warganet lain.
"Emang keren sih, kemarin naik kereta juga gitu selalu diingetkan tentang KS. Respect @KAI121," kata warganet.
"Tadi di kereta juga ada pengumuman tentang hukuman pelaku pelecehan seksual di kereta. Senang sekaliii," lanjut yang lainnya.
Baca Juga: Aksi Bocil Iseng Tendang Pondasi Kayu, Endingnya Gubuk Begini: Broken Home
Meski begitu, beberapa menyayangkan pemilihan desain kartu dan poster yang menggambarkan persis pelecehan seksual yang dialami oleh korban. Publik rupanya juga cemas bila kampanye ini malah memicu rasa trauma korban.
Tag
Berita Terkait
-
Gandeng Polisi dan Komunitas, Daop 6 Yogyakarta Kampanye Cegah Pelecehan Seksual di Kereta
-
Sosialisasi Pencegahan Pelecehan Seksual di Stasiun Pasar Senen
-
Bejat! Miliki 4 Istri, Suami Diduga Tega Lakukan Pelecehan Seksual pada 2 Anak Kandungnya Sendiri
-
Gandeng Komnas Perempuan dan YLKI, KAI Kaji Sanksi Larangan Naik KRL Seumur Hidup Bagi Pelaku Pelecehan Seksual
-
Viral Aksi Pelecehan Seksual di Kereta, Penumpang Pria Diam-diam Coba Raba Paha Wanita di Sebelahnya
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
Terkini
-
Diperiksa 10 Jam oleh KPK, Bos Maktour Bantah Gunakan Kuota Ilegal Haji 2024
-
Meski Autopsi Ditolak Keluarga, Polisi Tetap Selidiki Kematian Lula Lahfah, Kenapa?
-
Polisi Tunggu Kehadiran Reza Arap untuk Diperiksa sebagai Saksi Kematian Lula Lahfah
-
BNPA dan FK UI Siapkan Pendampingan Psikologis Jangka Panjang untuk Korban Banjir Sumatera
-
KPAI: Narasi Penolakan MBG Keliru, Anak Butuh Pendekatan Psikologis dan Medis
-
Seloroh di Rapat Komisi I, Utut Sebut Budisatrio Djiwandono Berpeluang Masuk Jajaran Pemerintah
-
Kawasan Sukapura Cilincing Kembali Tergenang Banjir, Sudah Lima Kali di Bulan Ini
-
Waspada Angin Kencang, 51 Rumah Hingga Sekolah di Cilincing Sudah Porak-Poranda
-
Nama Eks Stafsus Menag IAA Muncul, KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Travel Haji
-
Kapolri Ungkap Akar Sosial Judi Online: Dari Pengangguran hingga FOMO