Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi tengah berada di Rusia untuk melanjutkan misi perdamaian. Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendoakan supaya Jokowi berhasil mengemban tugasnya tersebut.
Itu disampaikan Ma'ruf saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) XV Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Presiden kita sekarang sedang melawat untuk melakukan misi perdamaian, selain menghadiri G7 di Jerman, kemudian ke Ukraina melalui Polandia untuk berunding dengan Presiden Ukraina," kata Ma'ruf pada Kamis (30/6/2022).
"Mudah-mudahan bapak presiden berhasil mengemban tugasnya dengan selamat sampai nanti kembali ke Tanah Air," tambahnya.
Adapun Ma'ruf menerangkan kalau tujuan Jokowi ke Rusia itu untuk mengupayakan adanya perdamaian karena perang mengakibatkan berbagai goncangan, berbagai krisis, termasuk krisis energi, krisis pangan, bahkan juga krisis keuangan.
Kendati begitu, Ma'ruf menyebut kalau Jokowi sendiri yang akan menjelaskan hasil lawatannya ke luar negeri tersebut.
"Saya kira nanti beliau sendiri yang akan mengumumkan supaya beliau sendiri. Jadi, nanti beliau yang akan menyampaikan. Itu akan lebih tepat," ungkapnya.
Sebagai informasi, Jokowi melakukan rangkaian kunjungan luar negeri ke empat negara, yakni Jerman, Ukraina, Rusia, dan Persatuan Emirat Arab mulai Minggu, 26 Juni 2022.
Di Jerman, Jokowi ikut menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 pada hari Senin (27/6) di Istana Elmau sebagai negara mitra G7.
Baca Juga: Konflik Agama Di India Kian Memanas Setelah Pria Hindu Dibunuh
Dari Jerman, Jokowi dan Iriana Jokowi berangkat ke Polandia untuk menaiki kereta luar biasa (KLB) menuju Kyiv Ukraina.
Jokowi lalu mengadakan pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Istana Maryinsky, Kyiv, pada hari Rabu (29/6). Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menyampaikan bahwa kunjungannya ke Ukraina merupakan perwujudan kepedulian masyarakat Indonesia untuk Ukraina.
Jokowi juga menegaskan posisi Indonesia mengenai pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah. Meskipun masih sangat sulit dicapai, Jokowi juga tetap menyampaikan pentingnya penyelesaian damai dan spirit perdamaian tidak boleh pernah luntur.
Selanjutnya, Jokowi menyampaikan kepeduliannya terhadap dampak perang bagi kemanusiaan. Dengan kemampuan yang ada, rakyat dan pemerintah Indonesia berusaha memberikan kontribusi bantuan, termasuk obat-obatan dan komitmen rekonstruksi rumah sakit di sekitar Kyiv.
Dari Ukraina, Jokowi kembali ke Polandia masih menggunakan KLB dari Stasiun Central Kyiv langsung menuju Bandar Udara Internasional Rzeszow-Jasionka, Polandia, untuk melanjutkan lawatannya ke Moskow, Rusia.
Sementara itu, Jokowi akan mengadakan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin pada Kamis (30/6/2022).
Berita Terkait
-
Denny Siregar Sebut Presiden Jokowi Berambisi Jadi Sekjen PBB, Warganet: Lawakanmu Garing Banget
-
Detik-Detik Bertemu Presiden Putin, Jokowi Akhirnya Tiba di Moskow
-
Kasus Penistaan Agama Buddha Naik Penyidikan, Polisi Periksa Roy Suryo Pekan Depan
-
Roy Suryo Diperiksa Terkait Kasus Meme Stupa Candi Borobudur Mirip Jokowi
-
Presiden Jokowi Bakal Bertemu Vladimir Putin di Istana Kremlin, Publik: Uraa!
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?