Suara.com - Sosok Garou menarik perhatian fans anime One Punch Man sejak awal kemunculannya. Siapa Garou sebenarnya? Untuk yang penasaran simak profil Garou One Punch Man berikut ini.
Garou adalah antagonis utama dalam seri One-Punch Man, berfungsi sebagai antagonis utama tituler dari Human Monster Saga. Profil Garou One Punch Man semakin membuat orang-orang penasaran setelah ia akhirnya dapat mengimbangi Saitama. Lantaran Garou mendapat bantuan kekuatan dari God.
Perlu diketahui, Garou pernah menjadi murid Bang dan murid terbaiknya, kemudian diusir dari dojonya karena secara brutal menyerang banyak siswa. Setelah kejadian tersebut, ia memulai misinya menjadi monster dengan menargetkan dan mengalahkan hero apapun yang ia temui.
Sehingga Asosiasi Pahlawan melihatnya sebagai musuh dan memanggilnya Monster Manusia. Ingin tahu lebih banyak profil Garou One Punch Man? Silahkan baca ringkasan Profil Garou One Punch Man dikutip dari villains.fandom.com di bawah ini.
Pengisi Suara
Pengisi suara Garou One Punch Man adalah Hikaru Midorikawa dalam versi Jepang dari anime, dan Greg Chun dalam versi sulih suara bahasa Inggris.
Penjahat yang Brutal
Garou merupakan penjahat yang terobsesi untuk menjadi monster dan menghajar pahlawan. Dia bisa brutal karena menyerang mereka yang lebih lemah darinya dan menunjukkan teknik yang menyakitkan seperti memutar lengan dan otot mereka. Alasan kenapa ia jadi penjahat brutal adalah karena masa lalunya di mana dia menjadi sasaran intimidasi. Garou membenci popularitas, percaya bahwa mereka yang populer akan selalu menang.
Selain itu, dia tidak menyukai bagaimana penjahat selalu dipaksa untuk menjadi orang yang kalah, sedangkan para pahlawan adalah orang-orang yang selalu menang. Hal ini telah menyebabkan dia mengembangkan kebenciannya terhadap para pahlawan dan menjadi alasan terbesarnya menghajar para pahlawan.
Baca Juga: Profil Saitama One Punch Man: Asal-usul Kekuatan Pukulan yang Mampu Bunuh Lord Boros
Terlepas dari sifatnya yang kejam, Garou sebenarnya memiliki rasa moralitas dalam dirinya. Dia sebenarnya tidak bertujuan untuk membunuh pahlawan atau bahkan menyerang warga sipil. Sebaliknya, dia hanya ingin menghajar pahlawan hanya untuk menghukum mereka.
Dia juga terbukti cukup protektif pada orang lain, meskipun menyangkalnya. Hal ini terlihat dalam hubungannya dengan Tareo, yang memandangnya sebagai wali.
Itu juga karena alasan inilah mengapa dia tidak menyukai Asosiasi Monster dan menolak untuk berafiliasi dengan mereka karena Asosiasi Monster benar-benar tidak membawa apa-apa selain bahaya dan kehancuran pada umat manusia.
Biografi Garou One Punch Man
Kita telusuri profil Garou One Punch Man dari masa kecilnya. Ketika masih kecil, dia tidak populer dan terlihat suka membaca buku. Suatu hari dia bermain pahlawan dengan seorang anak populer bernama Tacchan dan meniru peran monster itu.
Ketika dia ditendang di wajahnya oleh Tacchan dia menelepon guru tetapi anak-anak lain membela Tacchan dengan mengatakan kepadanya bahwa begitulah cara kerja permainan itu.
Berita Terkait
-
Profil Saitama One Punch Man: Asal-usul Kekuatan Pukulan yang Mampu Bunuh Lord Boros
-
Baca Manga One Punch Man Chapter 166: Garou vs Saitama Pakai Mode Serius?
-
Link Baca One Punch Man 166 dan Spolier Lanjutan Pertarungan Saitama vs Garou
-
5 Karakter Anime dengan Pukulan Sangat Kuat, Musuh Gampang Tumbang
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Sentil BGN Borong Motor Listrik, Hasto PDI-P: Belajarlah dari Gojek, Jangan Hamburkan Anggaran
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar, Bantah Terima Dana Rp50 M di Kasus Ijazah Jokowi
-
AMSI Minta Dewan Pers Lindungi Magdalene dari Pembatasan Akses Konten
-
Riset WRI Ungkap Paradoks Banjir: Investasi Besar Tak Selalu Kurangi Risiko, Kenapa?
-
DPR Kutuk Serangan Israel ke Beirut, Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS
-
Kubu Roy Suryo Bantah Keras Isu Dana Rp5 M dari JK: Satu Rupiah Pun Tidak Pernah!
-
Menaker Lapor Ada 1.590 Aduan THR 2026, DKI Jakarta dan Jabar Terbanyak
-
Eks Dirut Inhutani V Divonis 4 Tahun Penjara Kasus Suap Hutan Lampung, Rubicon Dirampas Negara
-
Prabowo: Alhamdulillah Antrean Haji Paling Lama 26 Tahun, Tidak lagi 48 Tahun
-
Kutuk Serangan Israel, Macron Desak Lebanon Harus Diikutsertakan Dalam Gencatan Senjata AS dan Iran