Suara.com - Peristiwa pembunuhan sadis gemparkan Warga Kampung Gallu Dawa Desa Nanggamutu, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang pemuda setempat, Adereas Ra Mone (17) tewas dengan kondisi mengenaskan akibat dibacok di bagian leher. Peristiwa tersebut bermula dari tanaman bambu milik keluarga korban yang dicuri.
Pembacokan juga dialami kedua orang tua Andereas, Dengi Karadu (72) dan Winyo Pati (58) hingga mengalami luka serius. Aksi sadis tersebut diketahui dilakukan Agustinus Rendi Kaka alias Rendi Baleha (32).
Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya Iptu Yohanes R Bala pun membenarkan adanya peristiwa sadis tersebut saat dikonfirmasi Digtara.com-jaringan Suara.com pada Rabu (6/7/2022).
Dalam keterangannya, ia mengemukakan, kejadian tersebut bermula saat pelaku memotong bambu milik Dengi Karadu.
Lantaran itu, Dengi kemudian mendatangi pelaku untuk menegur dan menanyakan alasan pelaku memotong bambu. Namun, pelaku kemudian menjawab, jika Dengi Karadu tidak memiliki hak untuk menegur pelaku.
Tak lama, Dengi Karadu kemudian berangkat ke Dusun Handabata, Desa Nanggamutu, Kabupaten Sumba Barat Daya untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarganya. Namun saat Dengi ke kampung kerabat yang lain, ternyata korban Andereas Ra Mone datang ke kebun dan bertemu pelaku.
Diduga saat itu, Andereas Ra Mone dan pelaku bertengkar. Andereas diduga tidak terima atas sikap pelaku terhadap ayahnya, Dengi Karadu.
Ketika Dengi Karadu dan kerabat yang lain kembali dari Dusun Handabata, Dengi Karadu melihat korban Andereas Ra Mone sudah terkapar bersimbah darah dan meninggal dunia.
Usai melakukan pembacokan terhadap korban hingga meninggal dunia, Rendi Baleha langsung mengejar dan membacok Dengi Karadu dan isterinya Winyo Pati hingga mengalami luka serius.
Dengi Karadu dan Winyo Pati meminta pertolongan warga dan dilarikan ke Puskesmas Kori Kabupaten Sumba Barat Daya untuk mendapatkan perawatan medis.
Baca Juga: Pemulung Tergeletak Bersimbah Darah di Trotoar Jalan Gatot Subroto, Diduga Dihantam Rekan Seprofesi
Korban Dengi Karadu mengalami luka di bagian siku dan jari tangan kiri, sementara korban Winyo Pati mengalami luka di bagian lengan tangan kanan.
“Atas kejadian tersebut kerabat korban melaporkan kejadian tersebut ke piket Polsek Kodi Utara, Polres Sumba Barat Daya,” ujar Yohanes.
Kemudian tim gabungan dari Anggota Satreskrim dan Sat Intelkam Polres Sumba Barat Daya yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya Iptu Yohanes R Bala melakukan penyelidikan dan penyidikan. Mulanya pelaku kabur dan dinyatakan DPO.
Akhirnya, polisi membekuk pelaku di Kampung Loro, Desa Kori, Kabupaten Sumba Barat Daya.
“Pelaku sudah kita amankan dan kita tahan sambil diproses lebih lanjut,” ujarnya.
Kini, pelaku ditahan dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan dijerat Pasal 338 KUHP.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus