Suara.com - Sebuah rudal Rusia menghantam kapal tanker yang hanyut di Laut Hitam selama lebih dari empat bulan dan membawa minyak diesel, kantor berita Interfax-Ukraina melaporkan pada Kamis ini, mengutip militer Ukraina yang menyebut kapal itu sebagai "bom ekologi".
Kapal tanker Millenial Spirit berbendera Moldova itu telah dihantam dua kali sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari. Pertama kali dihantam dengan rudal yang ditembakkan dari kapal perang beberapa hari setelah invasi.
Otoritas Moldova mengatakan pada saat itu bahwa kapal itu memiliki awak Rusia dan dua orang terluka parah.
Komando militer wilayah selatan Ukraina mengatakan ketika kapal itu dihantam pada Februari, kapal itu memiliki lebih dari 500 ton minyak diesel di dalamnya dan sejak itu kapal itu hanyut tanpa awak.
"Mungkin sisa muatan sedang terbakar," kata militer dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh Interfax-Ukraina yang mengatakan kapal tanker itu telah dihantam untuk kedua kalinya.
Militer Ukraina menyebut kapal itu sebagai "bom waktu bagi kerusakan ekologis" dan menyalahkan blokade Rusia di pelabuhan Ukraina atas hanyutnya kapal tanpa awak itu.
Militer itu mengatakan rudal udara-ke-darat Kh-31 Rusia telah menghantam kapal itu, tapi rincian serangan itu tidak dapat segera dikonfirmasi secara independen oleh Reuters.
Ukraina mengatakan invasi Rusia telah mengakibatkan kerusakan lingkungan yang besar dan berencana untuk mencari kompensasi di pengadilan internasional.
Ancaman lingkungan dari invasi yang dikutip oleh Ukraina termasuk pencemaran di cekungan-cekungan air.
Baca Juga: Rudal Rusia Kembali Diluncurkan ke Ukraina, 18 Orang di Wilayah Odesa Meninggal
Sumber:Reuters/Antara
Berita Terkait
-
Selat Hormuz Dibuka, Tarif Sewa Kapal Tanker Meroket Nyaris Dua Kali Lipat!
-
Pertamina Operasikan Kapal Raksasa Pengangkut BBM, Bisa Angkut 160 Ribu KL
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Tanker Iran Masuk Wilayah Indonesia Menuju Kepri, Lolos dari Militer AS!
-
Kapal Kargo di Selat Hormuz Mulai Diserang, Dihantam Proyektil Misterius
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online
-
Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya
-
KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'