"Sebelumnya siswa saya itu sedikit. Yang kemarin itu mengajar lima siswa, sebelumnya mengajar tiga siswa. Jadi sudah terbiasa," jelasnya.
5. Azzam sosok yang komunikatif dan ceria
Berdasarkan keterangan Diyan, sejak pertama kali masuk sekolah, Azzam dikenal sebagai anak yang komunikatif dan ceria. Ketika masuk jam istirahat, Azzam bermain dengan kakak kelasnya.
6. Dampak sistem zonasi
Berdasarkan penuturan dari Kepala SDN Sriwedari 197, Bambang Suryo Riyadi menjelaskan ,mulanya ada tiga siswa yang mendaftar di sini. Namun, dua pendaftar itu menjadikan SDN Sriwedari sebagai opsi kedua.
"Ada dua siswa lain yang daftar sebenarnya. Mereka bukan ditolak, tapi mereka SDN Sriwedari hanya menjadi pilihan kedua, satu masuk di SD Tumenggungan, dan satunya SD Mangkubumen," papar dia.
Bambang menyebut bahwa sejak adanya sistem zonasi yang diterapkan oleh pemerintah, jumlah peserta didik terus mengalami penurunan di sekolahnya. Di tahun lalu, hanya ada lima siswa saja dan terus berkurang .
7. Pembangunan hotel dan kantor di sekitar sekolah jadi salah satu penyebab
Diungkapkan oleh Bambang, selain sistem zonasi, penyebab lain yang membuat sekolahnya sepi peminat karena di sekitar SDN sekarang berdiri perhotelan, perkantoran, dan juga GOR.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Sejarah Stasiun Jebres, Ternyata Diambil Dari Nama Orang Belanda, Dipakai Khusus Royal Family hingga Bangsawan
-
Dekatkan Diri ke Siswa Sekolah di Soloraya, Persis Solo Jalankan Program Goes to School
-
SD Negeri Sepi Peminat, Pemkot Solo Petakan Sekolah untuk Program Penggabungan
-
Satu-satunya Murid Baru di SDN Sriwedari 197 Solo, Kisah Azzam Punya Cita-cita Jadi Pilot dan Tetap Semangat Belajar
-
Viral Kisah Pilu Azzam, Ditinggal Orang Tua Bercerai dan Harus Tidur di Warnet
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi