Suara.com - Warga Desa Sungai Kupah, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat melakukan cara yang unik untuk mensyukuri atas selesainya pembangunan jalan menuju ekowisata Teluk Berdiri. Mereka memilih untuk menggelar makan massal di jalan.
"Alhamdulilah jalan menuju ekowisata di desa kami selesai dibangun. Untuk itu dan sebagai rasa syukur kami makan bersama di jalan," ujar Kepala Desa Sungai Kupah, Ismail saat dihubungi di Sungai Kupah, Sabtu (16/7/2022).
Pembangunan jalan tersebut sudah dinantikan warga sejak 20 tahun silam. Adapun pembangunan jalan mulai dijalankan berkat adanya kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandi Salahudin Uno pada Februari 2022.
"Dengan adanya kunjungan menteri di ekowisata Teluk Berdiri ini berdampak luas bagi daerah kami termasuk dibangunnya jalan menuju lokasi obyek wisata kami ini," jelasnya.
Sementara itu, Pemuda Pelopor Ekowisata Teluk Berdiri Desa Sungai Kupah, Rudi Bacok mengucapkan terima kasih kepada semua pihak mulai pemerintah desa, kabupaten, provinsi dan pusat dalam mendukung pembangunan ekowisata Magrove Teluk Berdiri.
"Tentu jalan yang baik menjadi harapan kami dan alhamdulillah terwujud saat ini. Ini berkat dukungan bupati dan dewan serta kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Usai kunjungan menteri banyak sekali bantuan dan dukungan dari pemerintah, BUMN, swasta masuk ke desa kami ini. Untuk itu kami ucapkan terima kasih," kata dia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Gabut Terlalu Lama Nunggu Pesanan Selesai, Driver Ojol Ikut Pelayan Resto Lakukan Hal Ini
-
Pelaku Kasus Rudapaksa Anak Kandung di Depok Divonis 20 Tahun Penjara Denda Satu Miliar
-
Dolar AS Naik ke Level Tertinggi Baru Selama Dua Dekade, Euro Jatuh ke Posisi Terendah dalam 20 Tahun
-
Berdiri Lama Tunggu Kedatangan Orang Tua saat Wisuda, Aksi Polisi Muda Ini Bikin Haru
-
Sengaja Tunggu Momen Berswafoto Pengunjung Lain dengan Duduk di Toilet, Aksi Sederhana Wanita Ini Dipuji Warganet
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG