Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy ikut menanggapi fenomena SCBD (Sudirman, Citayam, Bojong Gede dan Depok) atau dikenal dengan 'Citayam Fashion Week" di kawasan Sudirman, Jakarta.
Muhadjir mengatakan sah-sah saja acara tren fashion yang dilakukan anak muda di kawasan Sudirman. Menurutnya tren tersebut hanya sementara, sehingga tak perlu dianggap fenomena yang serius.
"Biasa lah anak muda, itu kan sementara nanti juga bosen. Jangan dianggap serius lah," ujar Muhadjir di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (18/7/2022).
Mantan Mendikbud itu menuturkan yang terpenting kegiatan dilakukan dengan tertib.
Muhadjir menilai para anak-anak muda yang kerap nongkrong di kawasan Sudirman tersebut ingin mencari kebebasan, identitas. Sehingga perlu diberikan ruang gerak untuk berekspresi.
"Tertib. Mereka kan ingin mencari kebebasan, ingin mencari identitas. Sehingga harus diberi ruangan lah," tutur Muhadjir.
Lebih lanjut, mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu mengajak masyarakat untuk bersikap bijak menanggapi fenomena tersebut.
"Kita (masyarakat) enggak usah terlalu bawa perasaan," katanya
Untuk diketahui Fenomena SCBD atau Citayam Fashion Week ini berlokasi di kawasan Sudirman, Dukuh Atas, Jakarta Pusat atau tepatnya di sekitaran Stasiun MRT Dukuh Atas, Stasiun BNI City, hingga di Terowongan Kendal.
Baca Juga: Kreatif! Remaja Padukan Brokat dan Batik di Citayam Fashion Week, Penampilannya Viral
Fenomen SCBD atau Citayam Fashion Week tersebut menjadi perbincangan karena menjadi tempat berkumpulnya para remaja-remaja untuk bergaya seperti sedang fashion show.
Tag
Berita Terkait
-
Tertarik Datang ke Citayam Fashion Week ? Ketik Saja di Google Maps
-
Jangan Kaget! Segini Harga Outfit ABG Citayam Fashion Week di Sudirman
-
Tak Kalah dari Citayam Fashion Week, Pria Ini Jalan Bak Model di Jalan Tunjungan Surabaya
-
Model Profesional Pun Kini Ikut Berlaga di Catwalk Citayam Fashion Week
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030
-
Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan
-
Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini
-
Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan
-
Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL