Suara.com - Sebanyak 11.588 jamaah haji Indonesia sudah pulang hingga Selasa hari ini. Hal itu berdasarkan catatan Kementerian Agama.
Hari ini merupakan hari keempat fase kepulangan gelombang pertama.
"Jamaah haji reguler yang telah tiba di Tanah Air sebanyak 11.588 orang dan jamaah haji khusus sebanyak 1.759 orang," kata Kepala Biro Humas, Data dan Informasi, Akhmad Fauzin dalam konferensi pers pelaksanaan haji yang diikuti secara virtual dari Jakarta, Selasa.
Kepulangan jamaah haji gelombang pertama berlangsung hingga 29 Juli 2022.
Pada Selasa ini, ada tujuh kelompok terbang (kloter) yang akan pulang menuju lima debarkasi.
Ke lima debarkasi itu yakni tiga kloter menuju debarkasi Jakarta-Pondok Gede (1.195) orang dan masing-masing satu kloter menuju Debarkasi Jakarta-Bekasi (409 orang), Solo (360 orang), Padang (393 orang), serta Surabaya (448 orang).
Adapun jamaah yang sakit dan dirawat hingga saat ini berjumlah 113 orang.
Jumlah ini terdiri atas 26 orang dirawat di RS Arab Saudi dan 87 lainnya dirawat di KKHI Mekkah.
Jamaah wafat bertambah dua orang atas nama Ali Muksin Abdul Latif asal Embarkasi Surabaya dan Seniyah Mukhidin Tirtamanggala asal Embarkasi Solo.
Baca Juga: Menkes Perkirakan Data Jemaah Haji Positif COVID-19 Pengaruhi Prediksi Puncak Kasus COVID-19
"Jadi, total jamaah wafat sampai hari ini sebanyak 61 orang," kata Fauzin.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Arsad Hidayat mengatakan jamaah haji hanya diperkenankan membawa tiga tas dalam penerbangan pulang ke Tanah Air.
"Kami jelaskan, saat pulang, jamaah hanya diperbolehkan bawa tas koper, tas tangan dan tas paspor. Koper maksimal 32 kg dan hand bag maksimal tujuh kg, dan tas paspor," kata Arsad.
Arsad mengatakan akan terus mensosialisasikan kepada para petugas di Mekkah dan Madinah agar disampaikan ke jamaah bahwa hanya diperkenankan membawa tiga tas. (Antara)
Berita Terkait
-
Menyambangi Gua Hira, Ruang Sunyi di Puncak Jabal Nur
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Davina Karamoy Jadi Korban Hanania Grup, DP Haji Plus Senilai 10.000 USD Terancam Raib
-
Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan
-
KPK Periksa Gus Yaqut sebagai Saksi untuk Tiga Tersangka Lain di Kasus Korupsi Kuota Haji
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?