Suara.com - Cekcok antara pengendara mobil dan polisi terjadi di pinggir jalan. Videonya viral di media sosial, salah satunya diunggah akun @banjarnahor.
Di tengah cekcok antara polisi dan pemobil, seorang driver ojek online yang menjadi penengah dapat pujian dari warganet.
"Di mana ada permasalahan di situ ojol beraksi, respect!" tulisan dalam video yang diunggah akun @banjarnahor.
Pemobil Minta Diperlihatkan Surat Perintah Tugas (SPT)
Pada video tersebut terlihat cekcok antara sejumlah pria dan seorang polisi.
Polisi diduga sedang menanyai surat-surat pemobil. Namun pemobil meminta agar diperlihatkan SPT milik si polisi.
Hal tersebut sayangnya membuat cekcok karena mulanya polisi tak mau memberikan surat perintah tugas.
"Saya minta surat tugas bapak difoto, kalau enggak mau dibaca saja pak, kan selesai," ungkap pemobil.
"Kalau mau foto ke komandan saya," ujar polisi.
Baca Juga: Autopsi Ulang Jasad Brigadir J, Tim Mabes Polri Berangkat Ke Jambi Hari Ini
Sayangnya keduanya tak sampai titik terang hingga seorang pria yang merupakan driver ojol mendatangi mereka.
Sang driver meminta agar polisi transparan tentang surat tugas.
"Gini-gini, kita berdebat gini saya ambil tengahnya. Dulu undang-undang 265 sekarang diperbolehkan, transparan semua pak, dari surat bapak, dari tugas bapak, dari masyarakat ini namanya siapa, bapaknya tugas di mana," ujar driver ojol.
"Tapi jangan pakai emosi pak," tambahnya.
Akhirnya polisi mau menampakkan surat perintah tugas dan dibaca oleh pemobil yang sempat terlibat cekcok.
"Dibaca ya, surat ini berlaku selama bulan Mei 2022, berlaku hanya di bulan Mei 2022 ya poin 6," ujar pemobil saat membaca SPT milik polisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup