Suara.com - Gelanggang Citayam Fashion Week di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat mempunyai dua zebra cross yang kerap dijadikan ajang fashion show muda-mudi dari berbagai daerah. Aktivitas melenggang di zebra cross dengan gaya mentereng itu terkadang membikin jalanan macet dan kendaraan tersendat.
Petugas gabungan di lapangan pun melakukan penjagaan agar aktvitas itu tidak terjadi. Namun, hanya satu zebra cross yang dijaga sehingga masyarakat yang ada berpindah ke lokasi yang tidak dijaga.
Pantauan Suara.com pada Rabu (27/7/2022) pukul 16.20 WIB, zebra cross yang tidak dijaga itu dijadikan arena sejumlah konten kreator berkreasi. Ada yang melakukan sesi pemotretan dan ada pula yang melanggang bak model dengan diikuti satu videografer tersebut.
Alhasil, kendaraan berupa mobil dan sepeda motor yang melintas harus berhenti sejenak. Bahkan, ada satu pengendara yang sampai harus memencet klakson.
Padahal, siang tadi petugas gabungan dari kepolisian, Satpol PP, dan Dishub kembali melakukan penjagaan di zebra cross yang berada di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Kepada para pengunjung, utamanya para muda-mudi, petugas meminta agar zebra cross tidak dijadikan tempat untuk swafoto, membikin konten video, apalagi fashion show.
"Kami dari Polsek Metro Tanah Abang dan Kelurahan atanah Abang mengimbau untuk tidak berdiri di badan jalan. Zebra cross bukan untuk membikin konten atau fashion show. Silakan bikin foto atau selfie di trotoar," ujar salah satu petugas dari pengeras suara.
Pantauan pukul 14.30 WIB, remaja dari berbagai daerah telah berkumpul di arena nongkrong. Sepanjang trotoar Jalan Tanjung Karang sudah dipadati remaja dengan berbagai gaya.
Arus lalu lintas di sekitar lokasi masih terpantau lancar. Belum ada kemacetan dan kendaraan masih bisa melaju dengan lancar.
Aya (15), remaja asal Jagakarsa, Jakarta Selatan mengaku telah tiba di lokasi pada pukul 14.00 WIB. Selepas pulang, dia bersama dua rekannya langsung bergegas ke Stasiun Lenteng Agung dan turun di Stasiun Sudirman.
Baca Juga: Meski Tingkatkan Ekonomi, Wagub Riza Khawatir Citayam Fashion Week Jadi Ajang LGBT
Siswi kelas 1 SMK itu mengaku sering nongkrong di kawasan Dukuh Atas. Menurut dia, kasawan ini menjadi ruang perjumpaan banyak orang dan peristiwa.
"Saya suka nongkrong di sini, ya dapat kawan baru juga kok. Dari konten di sini dan erdorse juga dapat uang," ucap dia.
Berita Terkait
-
Meski Tingkatkan Ekonomi, Wagub Riza Khawatir Citayam Fashion Week Jadi Ajang LGBT
-
Polisi Terlihat Menutup Area Citayam Fashion Week, Warganet Dukung karena Sudah Banyak Ditunggangi
-
Tolak Rencana Wagub DKI Pindahkan Lokasi Citayam Fashion Week, Putri Mendag Zulhas: Bukan Hak Kita
-
Jaga Ketat Zebra Cross Citayam Fashion Week di Dukuh Atas, Polisi ke Warga: Silakan Selfie di Trotoar
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!