Suara.com - Viral di media sosial sebuah video yang mempertontonkan seorang pria berjoget erotis yang digelar di hotel kawasan Kebayoran Lama, pada Rabu (27/7/2022) malam.
Terkait itu, Pemerintah Kota Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menegaskan jika itu merupakan acara ulang tahun.
Temuan itu diketahui setelah Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Selatan melakukan sidak ke lokasi. Adapun acara itu berlangsung di Hotel Junda.
Kepala Seksi Industri Sudin Parekraf Jakarta Selatan, Wahyono menegaskan, pihak hotel sama sekali tidak menyediakan tari striptis pria. Menurutnya, kegiatan itu spontan terjadi karena ada momen ulang tahun.
"Ya itu tadi spontanitas pengunjung lah melakukan pesta ulang tahun, ya manajemen tidak ada menyediakan untuk striptis lelaki, tidak ada," kata Wahyono kepada wartawan, Jumat (29/7/2022).
Acara Ulang Tahun
Wahyono mengatakan, kalau kegiatan itu merupakan acara ulang tahun. Dia mengatakan, temuan fakta itu diketahui setelah pihaknya mendatangi Hotel Junda yang menjadi tempat acara.
"Hasil pemantauan atau pemeriksaan di lapangan, dari tim Dinas Parekraf bahwa itu ada acara, ada yang ulang tahun, yang melakukan biasalah pesta-pesta terus dia buka baju," sambungnya.
Wahyono mengatakan, kegiatan sawer uang itu hanya dilakukan oleh teman-teman dari pihak yang menggelar acara ulang tahun. Dengan demikian, dia menegaskan jika acara itu bukan sebagai tari erotis atau dugaan kegiatan asusila.
Baca Juga: Pemkot Jaksel Sidak Lokasi Video Viral Pria Berjoget Erotis di Hotel Kebayoran Lama, Ini Hasilnya
"Teman-temannya sendiri yang nyawer, jadi bukan dari yang menyediakan manajemen yang dikatakan striptis, tidak," pungkas dia.
Sebelumnya, beredar sebuah video pria berjoget erotis tanpa baju atasan di media sosial yang dibagikan kembali oleh akun Instagram @infojaksel.id yang menjadi viral.
Tak hanya itu, pria itu juga dikelilingi para wanita yang menyawer uang ke dalam celana yang dipakai sang pria.
Berita Terkait
-
Viral Pria Joget Erotis di Media Sosial, Pemkot Jaksel Sidak Lokasi Kebayoran Lama
-
Terpopuler: Napoleon Akui Salah Lumuri Kotoran ke M Kece, Viral Pria Berjoget Erotis di Hotel Kebayoran Lama
-
Pemkot Jaksel Sidak Lokasi Video Viral Pria Berjoget Erotis di Hotel Kebayoran Lama, Ini Hasilnya
-
Video Viral Cewek Joget Erotis dan Tunjukkan Dada ke Bocah di Dalam KRL
-
Viral Video Muda-mudi Joget Erotis saat Bangunkan Orang Sahur di Jalanan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
Terkini
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?