Suara.com - Petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) masih berjibaku memadamkan sisa api di pabrik pakaian dalam, Jalan Rawa Melati Rt 10/ 01 Tegal Alur, Kalideres Jakarta Barat.
Kasie Ops Sudi PKP Jakarta Barat, Syarifudin mengatakan, kesulitan pemadaman di pabrik tersebut lantaran banyaknya material tumpukan bahan yang mudah terbakar.
“Kertas dan garmen, agak sulit untuk kita untuk penuntasan ini,” kata Syarifudin, di lokasi, Jumat (29/7/2022).
Suarifudin memastikan tidak ada korban jiwa atau luka dalam insiden kebakaran ini. Kemudian, ia menambahkan objek yang terbakar hanya pabrik pakaian dalam tersebut api tidak sampai merambat ketumah warga meskipun jaraknya berdekatan.
“Alhamdulillah untuk korban tidak ada, hanya saja warga shok karena memang rumahnya dekat sekali dengan titik api, sehingga khawatir rumahnya terbakar,” jelasnya.
Hingga saat ini, Syarifudin mengaku belum menghitung luas wilayah yang terbakar, serta taksiran kerugian karena masih fokus menyelesaikan pendinginan. Sementara penyebab kebakaran sendiri masih dalam penyelidikan.
“Karena kita masih penuntasan, jadi kita belom koordinasi dengan pemilik pabrik, tapi yang kita pastikan disini, semua karyawan disini sudah tidak ada,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan
-
Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli
-
Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta
-
Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi
-
Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital
-
KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!
-
Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI