Bahkan, kotoran kebo bule sering dinanti-nanti oleh mereka. Jika kotorannya jatuh di jalan, mereka akan berebut mengambilnya untuk dibawa pulang dengan keyakinan akan memberikan berkah dan keselamatan.
Untuk rute kirab malam 1 Suro, sama seperti tahun-tahun sebelumnya yakni dimulai dari Kori Kamandungan-Supit Urang-Gladag-Jalan Mayor Sunaryo-Kapten Mulyadi-Veteran-Yos Sudarso-Slamet Riyadi dan kembali ke keraton.
Kenapa Disebut Kebo Bule Kyai Slamet?
Peran kebo bule Kyai Slamet sendiri menjadi sebagai simbol kekuatan yang praktis dan digunakan sebagai alat pengolah pertanian, sumber mata pencaharian dari orang-orang Jawa.
Kyai Slamet merupakan sebuah kunjungan Raja. Secara harfiah, kunjungi Keraton Surakarta, yaitu ingin mewujudkan keselamatan, kemakmuran, dan rasa aman bagi masyarakatnya.
Kenapa Dikeramatkan?
Sejak lama, kerbau bule ini memang dikeramatkan oleh warga Solo karena menjadi salah satu pusaka Keraton Solo. Biasanya, kerbau-kerbau tersebut hanya akan dikeluarkan oleh pihak Keraton pada perayaan-perayaan tertentu, terutama pada Kirab Malam Satu Syuro.
Tradisi Malam 1 Suro
Selain kirab kebo bule di Solo, terdapat sejumlah tradisi malam 1 Suro di antaranya yaitu:
Baca Juga: Apakah Malam 1 Suro Sama dengan Malam 1 Muharram? Ini Letak Perbedaannya
1. Mubeng Benteng
Keraton Yogyakarta juga memiliki tradisi unik pada malam 1 Suro yaitu Mubeng Beteng. Tradisi Mubeng Beteng atau disebut dengan Lampah Mubeng adalah sebuah tradisi yang dilakukan dengan cara mengelilingi Kompleks Keraton Yogyakarta. Selama berkeliling, pada abdi dalem dan sejumlah masyarakat akan melakukannya tanpa berbicara, bersuara, makan, minum atau merokok.
2. Upacara Tobat
Upacara Tobat adalah perayaan yang dilakukan oleh warga Bengkulu untuk menyambut datangnya Tahun baru Islam. Upacara ini dilakukan sebagai tanda untuk mengenang kepahlawanan dan meninggalnya cucu Nabi Muhammad SAW, Husein bin Ali Abu Thalib. Selain itu, upacara ini juga dipengaruhi dari upacara Karbala di Iran.
3. Ledung Suro
Ledeng Suro menjadi tradisi malam 1 Suro yang dilakukan di Magetan, Jawa Timur. Tradisi ini disebut juga dengan ritual Ngalub Berkah Bolu Rahayu yang dipercaya masyarakat setempat dapat membawa berkah. Ledug Suro dilaksanakan mulai dari satu minggu sebelum Tahun Baru Islam dan Tahun Baru Jawa.
Demikian tadi ulasan mengenai asal usul kebo bule yang dikramatkan oleh warga Surakarta. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Apakah Malam 1 Suro Sama dengan Malam 1 Muharram? Ini Letak Perbedaannya
-
4 Beda Malam 1 Suro dan 1 Muharram, Walau Dirayakan di Hari yang Sama
-
Sejarah Malam 1 Suro, Tahun Baru Jawa yang Berbarengan dengan 1 Muharram
-
Sempat Terhenti Dua Tahun Karena Pandemi Covid 19, Kirab Malam 1 Suro Bakal Diadakan Tahun Ini
-
Malam 1 Suro 2022 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Ini Bedanya dengan 1 Muharram
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dedi Kusnandar: Persib Bandung Siap Hadapi Persija di Semifinal Piala Presiden 2026
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Melambat di Triwulan II 2026
-
Wanita Tewas Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Ternyata Mantan Istri Polisi, Apa Motifnya?
-
Kerja Keras Tahan Rupiah Melemah, Gimana Kondisi Cadangan Devisa
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Strategis dalam TPKAD Award 2026 Lewat Program Sultan Muda
-
Digelar Selasa Depan, Ini Susunan Hakim Sidang Eks Menag Yaqut
-
Robert Budi Hartono Jadi Pengendali Baru, Ini Daftar Pemegang Saham BCA
-
BRIN Minta Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar Diterapkan Bertahap
-
Ratusan Pedagang STC Demo HGB Ruko, Wali Kota Pekanbaru Angkat Bicara