Suara.com - Partai Kebangkitan Nusantara atau PKN secara resmi mendatangi Komisi Pemilihan Umum atau KPU RI untuk melakukan pendaftaran sebagai calon peserta Pemilu 2024. Kedatangan PKN dipimpin langsung ketua umum parpolnya yakni, Gede Pasek Suardika.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, PKN atau partai yang banyak diisi oleh kubu loyalis Anas Urbaningrum ini datang ke Kantor KPU RI pada pukul 13.30 WIB. Mereka datang dengan membawa iring-iringan hingga permainan musik perkusi.
Panji-panji partai juga turut dibawa oleh kader-kader PKN yang mengiringi kedatangan Gede Pasek dan Sekjen PKN, Sri Mulyono.
Mereka pun langsung bergegas masuk untuk menyerahkan dokumen pendaftaran ke Ketua KPU Hasyim Asyari.
Dalam sambutannya, Gede Pasek mengaku merasa terbantu dengan adanya kebijakan KPU menerapankan sistem informasi partai politik atau Sipol untuk mendaftar sebagai peserta Pemilu.
"Dengan Sipol ini kami dipaksa jadi partai modern dan dari situ kami bekerja, setelah kami audiensi pertama kali ke KPU dulu dengan komisioner yang lama dan kami merasa terpandu," katanya.
Lebih lanjut, Pasek mengatakan, partainya sangat antusias mengikuti tahapan-tahapan Pemilu 2024. Ia sesumbar, PKN memang partai baru tapi banyak diisi oleh orang-orang berpengalaman.
"Kami siap mendaftarkam diri sebagai parpol peserta pemilu. Kami mendaftarkan 34 provinsi 100 persen dan semangat pimda seluruh pimnas. Partai ini memang baru tapi pilotnya berpengalaman."
Berita Terkait
-
Hari Kedua Pendaftaran Calon Peserta Pemilu 2024, PKN Partai Besutan Kubu Loyalis Anas Urbaningrum Datangi KPU Siang Ini
-
Profil Partai Politik yang Sudah Daftar Pemilu 2024, Siapa Saja?
-
Bakal Kawal, Mahfud MD Bantah Proses Pemilu Tersendat karena Dana dari Pemerintah Lambat Cair
-
Usai Mendaftar ke KPU, Partai Reformasi, Partai PRIMA, hingga Partai Besutan Farhat Abbas Masih Diminta Lengkapi Dokumen
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran