Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akhirnya membuka blokir dua situs ternama yakni Steam dan Yahoo pada Selasa (2/8/2022) usai menerima berbagai kritik dari masyarakat.
"Kementerian Kominfo telah berhasil berkomunikasi dengan pengelola Yahoo dan Valve Corp (Steam, CS GO, dan DOTA). Akses terhadap keempat Sistem Elektronik tersebut telah dilakukan normalisasi sejak pukul 08.30 WIB hari ini. Pengguna secara bertahap mulai dapat mengakses layanan keempat PSE tersebut," kata Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi dalam siaran persnya, Selasa (2/8/2022).
Berkat normalisasi oleh Kominfo, kini masyarakat bisa mengakses Steam dan bermain gim-gim populer yang disediakan oleh marketplacetersebut seperti Dota 2 dan Counterstrike Global Offensive (CSGO). Tak hanya itu, jasa peramban Yahoo kini bisa diakses kembali.
Lantas, bagaimana nasib PayPal yang juga diblokir Kominfo? Simak jawabannya pada daftar fakta berikut.
1. Valve dan Yahoo berhasil mendaftarkan diri ke Kominfo
Kominfo kini berhasil mendapatkan respon positif dari pihak perusahaan Valve dan Yahoo. Kedua perusahaan tersebut akhirnya membuka diri untuk mendaftar sebagai PSE ke Kominfo.
Sebagai informasi, Valve adalah induk perusahaan pengelola situs Steam yang menjual gim seperti Dota 2 dan CSGO.
2. Kominfo sempat minta bantuan Kedubes RI di AS
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengungkap bahwa pembukaan blokir Steam dan Yahoo menemukan kendala. Pasalnya, kedua pengelola situs tersebut sempat tak merespon surel yang dikirimkan Kominfo.
Baca Juga: Kemungkinan PayPal Masih Bisa Beroperasi di Indonesia, Ini Alasannya
Untuk itu, Kominfo meminta bantuan perantara komunikasi kepada Kedutaan Besar (Kedubes) RI di Amerika Serikat yang kini membuahkan hasil.
“Kami juga memohon bantuan kedutaan besar Amerika Serikat untuk berkomunikasi dengan PSE tersebut mengingat upaya komunikasi yang dilakukan oleh Kominfo selama ini dengan berbagai macam cara tidak mendapatkan tanggapan sama sekali,” ungkap Semuel.
3. Blokir Steam dibuka, gamers kini bisa main Dota 2 dan CSGO
Usai dinormalisasi, baik situs dan aplikasi Steam bisa kembali diakses oleh pengguna internet dalam negeri. Para gamers kini dapat kembali bermain gim populer seperti Dota 2 dan CSGO.
Sontak, kini media sosial dibanjiri dengan komentar para gamers yang lega bisa kembali bermain gim favorit mereka.
"Akhirnya Steam bisa dipakai!!," cuit warganet di Twitter.
Berita Terkait
-
Kemungkinan PayPal Masih Bisa Beroperasi di Indonesia, Ini Alasannya
-
Kominfo Klaim PayPal Sudah Sampaikan Komitmen untuk Daftar PSE
-
Kominfo Buka Blokir Situs PSE Privat Asing, Ini Daftarnya
-
LBH Jakarta Terima 182 Pengaduan Masyarakat yang Dirugikan Permenkominfo Nomor 5 Tahun 2020
-
Kominfo Buka Akses 5 Hari, Begini Cara Transfer Dana PayPal ke Rekening Bank
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi
-
Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar
-
Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Masuk 10 Besar Pelestari Budaya di Festival Piala Presiden
-
PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini
-
FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih