Suara.com - Beredar di media sosial, curhatan seorang tukang parkir yang merasa tidak dihargai oleh seorang pembeli di minimarket. Pasalnya pembeli tersebut tidak memarkirkan sepeda motornya di tempat parkir yang seharusnya.
Curhatan tersebut ia unggah dalam sebuah video yang kemudian diunggah ulang oleh akun Instagram @suarabergema2.id pada Kamis (04/08/22).
"Ungkapan hati tukang parkir," tulis akun pengunggah video.
Dalam video yang diunggah, tampak seorang wanita yang baru saja keluar dari salah satu minimarket.
Ia keluar sambil membawa tas belanjaannya.
Tampak wanita tersebut berjalan ke arah seorang pria yang sedang berada di atas sepeda motor.
Pria tersebut tampak tidak memarkirkan sepeda motornya di tempat parkir minimarket. Ia hanya berhenti di pinggir jalan.
Hal tersebut pun kemudian membuat tukang parkir yang saat itu berjaga merasa tidak dihargai.
"Padahal parkir lumayan kosong. Susah amat ya cari duit. Kayak nggak menghargai banget mata pencarian uang saya. Daripada saya harus jadi begal dan maling, mending tukang parkir halal," tulis tukang parkir dalam video unggahannya.
Baca Juga: Lindas Penumpang Motor hingga Tewas, Sopir Truk Tangki Kabur
Pada video ini, tampak beberapa sepeda motor yang terparkir di depan minimarket.
Video unggahan ini pun lantas menjadi perhatian dari warganet. Warganet memberikan komentar menohok atas curhatan oknum tukang parkir di minimarket, karena diketahui bahwa biasanya ada aturan parkir gratis untuk pembeli di minimarket.
"Kan parkir gratis, kalau nggak dikasih ya harus legawa," kata warganet.
"Duduk, lihatin doang, kok kerja keras. Terus kalau yang jadi kuli bangunan namanya kerja keras nggak ya?" ungkap warganet.
"Lah dikira nyari uang dua ribu gampang apa. Mikir lah. Mending buat beli permen si adik," ujar warganet.
"Enak banget lu duduk doang dapet uang. Lagian fasilitas minimarket itu buat parkir konsumen gratis," terang warganet.
"Halah. Harusnya gratis fasilitas toko. Pungli ngomong kerja keras" tambah warganet.
Berita Terkait
-
Lindas Penumpang Motor hingga Tewas, Sopir Truk Tangki Kabur
-
Komplek Perumahan Berasa Mall Gegara Kebiasaan Sama Antar Tetangga Begini
-
Viral Video Tukang Parkir Caci Maki Pengendara Mobil, Polisi Turun Tangan
-
Detik-Detik DJ Soda Kena Lemparan Gelas Kaca dari Pengunjung Tempat Hiburan Malam
-
Wanita Hamil Ini Hobi Cemil Beras Mentah Bikin Warganet Heran: 'Enakkah?'
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak
-
Update RUU Perampasan Aset, Dasco: Komisi III Sedang Belanja Masalah dan Susun Draf RUU
-
Aksi Koboi Curanmor di Tanjung Duren Terekam CCTV, Polisi Ringkus Dua Pelaku
-
Pembangunan Huntap di Tapanuli Terus Berjalan, Kerangka Rumah dan Batu Bata Tersusun Rapi
-
TNI dan Warga Gotong Royong, Tempat Ibadah, dan Sekolah di Tapanuli dan Aceh Kinclong Lagi
-
Eros Djarot Kritik Pedas Kondisi Bangsa: Indonesia Menjadi Nation Without Values