Eko Adi Putranto adalah terpidana kasus BLBI Bank BHS yang telah divonis PN Jakarta Pusat hukuman 20 tahun penjara. Akibat perbuatannya, negara mengalami kerugian Rp 1,95 trilium. Namun hingga kini Eko masih berkeliaran bebas.
8. Kirana Kotama
Selanjutnya ada Kirana Kotama yang masih berstatus buron setelah jadi tersangka kasus dugaan suap Kepala Divisi Perbendaraan PT PAL Indonesia (Persero) Arif Cahyana dan Direktur dan Teknologi merangkap Direktur Keuangan PT PAL Indonesia (Persero), Saiful Anwar. Kirana Kotama diduga memberi hadiah pada keduanya setelah Ashanti Sales ditunjuk sebagai agen eksklusif PT PAL Indonesia (Persero) dalam pengadaan Kapal SSV untuk Pemerintah Filipina tahun 2014.
9. Agus Anwar
Agus Anwar merupakan tersangka kasus korupsi BLBI Bank Pelita yang membuat negara rugi sampai Rp 1,9 triliun. Ketika melarikan diri ke Singapura, Agus Anwar dikabarkan telah mengganti kewarganegaraannya.
10. Nader Taher
Selanjutnya ada Nader Taher adalah Dirut PT Siak Zamrud Pusako yang terlibat kasus korupsi kredit Bank Mandiri. Ia telah divonis 14 tahun penjara oleh PN Pekanbaru dan mengakibatkan negara menanggung kerugian sampai Rp 24,8 miliar.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Baca Juga: Sekda Bogor Ungkap Ade Yasin Tak Berikan Permintaan Khusus Soal WTP, tapi..
Berita Terkait
-
Sekda Bogor Ungkap Ade Yasin Tak Berikan Permintaan Khusus Soal WTP, tapi..
-
AMAN Terus Desak Suharso Mundur
-
Usut Kasus Suap di KPP Pare Jawa Timur Soal Proyek Jalan Tol, KPK Sudah Targetkan Tersangka
-
Profil Bambang Widjojanto, Eks Wakil Ketua KPK Tak Lagi Jadi Pengacara Mardani Maming
-
Minta KPK dan Kejagung Pulangkan Surya Darmadi ke Indonesia, Ahmad Sahroni: Jangan Biarkan Dia Hidup Enak di Singapura!
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun