/
Kamis, 04 Agustus 2022 | 19:11 WIB
Demo AMAN di Bappenas (Aman)

Aliansi Mahasiswa Menggugat (AMAM) kembali menggelar aksi di depan Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Kamis, 4 Juli 2022.

Dalam aksinya, pendemo mengultimatum Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.  Menteri dari kabinet Presiden Joko Widodo itu pun diminta mundur dari jabatannya.

"Ada dugaan-dugaan yang kita duga terhadap Kementerian Perencanaan Pembangunan nasional, yaituSuharso Monoarfa," kata Koordinator Amam, Ajrin di Depan Kantor Bappenas.

Dia mengatakan Suharso diduga telah menyalahgunakan wewenang atau kekuasaan.

"Jadi dugaan kita yang pertama bahwa terjadi penyalahgunaan kekuasaan wewenang yang dilakukan Bapa Suharso Monoarfa," kata Ali. 

Selain itu, kenaikan harta kekayaannya dinilai janggal. Kenaikan harta itu diketahui melalui laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) KPK.

Dalam LHKPN Suharso, jumlah harta kekayaannya meningkat dalam kurun waktu tiga tahun. Yakni pada 2018, Suharso tercatat memiliki harta Rp84 juta.

Kemudian, pada tahun berikutnya, yakni 2019, harta Suharso naik menjadi Rp59,8 miliar. Serta di tahun 2020 sebesar Rp69,7 miliar, dan tahun 2021 sebesar Rp73 miliar.

Atas kenaikan harta kekayaan tersebut, mereka meminta KPK untuk menindaklanjuti dugaan ini dengan cara memanggil dan memeriksa Suharso Monoarfa.

Baca Juga: Rangkaian Acara Hari Jadi Kota Bandung Diawali Ziarah Makam

Ketua Bidang Advokasi dan Hukum Kaukus Muda PPP Hammam Asy'ari pada tanggal 9 November 2020 menyatakan, laporan dugaan gratifikasi Monoarfa itu ngawur.

Load More