Nama Rudi Samin baru-baru ini ramai menjadi perbincangan usai perusahaan ekspedisi PT Jalur Nugraha Eka Kurir (JNE) mempertimbangkan untuk melaporkannya terkait dugaan fitnah JNE menimbun beras bansos presiden.
Rudi Samin diduga mengaku sebagai pemilik tanah ke polisi terkait insiden penguburan bansos presiden yang sempat ramai diperbincangkan.
Rudi Samin merupakan warga yang pertama kali menemukan dan membongkar kasus penemuan beras bansos presiden terkubur di Depok. Hotman menilai bahwa Rudi Samin telah memfitnah bahwa JNE melakukan penimbunan beras bansos presiden.
Berdasarkan keterangan yang beredar, Hotman mengatakan JNE hanya menguburkan 0,05 persen atau sebanyak 3,4 ton dari total 6.1999 ton dari total bansos presiden yang disalurkan melalui perusahaan ekspedisi tersebut. Sementara sisanya sekitar 6.195,6 ton lebih bansos presiden sudah disalurkan kepada 247.997 keluarga penerima manfaat di Depok.
Hotman Paris menilai bahwa kasus tersebut terkesan dibesar-besarkan ke publik oleh Rudi Samin.
Lantas, siapakah Rudi Samin tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Sosok Rudi Samin
Diketahui, Rudi Samin merupakan warga setempat yang juga mengklaim sebagai pemilik sah lahan tempat timbunan bansos ditemukan.
Meskipun begitu, Rudi Samin menyebut tanah yang dimiliki olehnya tersebut telah digunakan oleh perusahaan ekspedisi JNE sebagai lahan parkir selama sembilan tahun terakhir.
Baca Juga: Hotman Paris Ancam Laporkan Rudi Samin Terkait Dugaan Fitnah JNE Timbun Beras Bansos
Gudang JNE berada persis di seberang lapangan atau tanah yang ia sebut merupakan miliknya. Rudi Samin menuturkan bahwa selama sembilan tahun, JNE tidak pernah izin ataupun membayar uang sewa penggunaan lahan parkir.
Diketahui, Rudi samin menyebut bahwa mulanya ia mendapatkan informasi dari kliennya yang juga merupakan bekas karyawan JNE mengenai sembako yang dikubur di lapangan KSU tersebut.
Setelah mendapatkan informasi tersebut dari mantan karyawan JNE, Rudi Samin pun langsung melakukan penggalian. Aksinya sempat dilakukan secara manual dengan menggunakan cangkul, tetapi tidak membuahkan hasil.
Rudi dikabarkan sampai menyewa eskavator. Sembako tersebut akhirnya ditemukan di hari ketiga pencarian yang dilakukan Rudi Samin.
Berdasarkan informasi yang beredar, Rudi Samin sempat beberapa kali mencoba menjamah dunia politik, ia dikabarkan sempat dua kali maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPR RI.
Pada tahun 2014, Rudi Samin tercatat sebagai caleg DPR RI Dapil Jawa Barat VI dari Partai PKPI pada Pemilu 2014.
Pada Pilkada 2015, Rudi Samin pernah mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota Depok, Rudi Samin mendaftar melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), tetapi tersingkir dalam babak akhir proses seleksi oleh DPC PDIP Depok.
Pada Pemilu 2019, Rudi Samin juga sempat maju sebagai caleg DPR RI Dapil Jabar VI dari Partai Hanura, tetapi kedua partai yang mengusungnya diketahui gagal lolos ke Senayan.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Tag
Berita Terkait
-
Dihentikan Polda Metro Jaya, Rudi Samin Dorong Mabes Polri Usut Soal Temuan Bansos di Depok
-
Hotman Paris Ancam Laporkan Rudi Samin Terkait Dugaan Fitnah JNE Timbun Beras Bansos
-
Hotman Paris Bakal Laporkan Rudi Samin karena Dianggap Sebar Fitnah Soal JNE
-
Sebut JNE Timbun Beras Bansos Presiden, Hotman Paris Bakal Laporkan Rudi Samin karena Dianggap Sebar Fitnah
-
Soal Penemuan Timbunan Bansos, Trisno NKP : Rudi Samin Bukan Ketua MPC PP Depok
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI
-
Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi
-
Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan