Suara.com - Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo akan diperiksa Komnas HAM pada Kamis (11/8/2022) lusa. Pemeriksaan tersebut terkait peristiwa penembakan Brigadir J yang terjadi di rumah dinasnya, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7/2022) lalu.
Meski begitu, Ketua Komnas HAM Taufan Damanik belum memastikan waktu pastinya, karena masih mencari jadwal yang sesuai untuk memeriksa Irjen Ferdy Sambo.
"Kemudian hari Kamis (11/8/2022) mungkin bisa pagi atau siang kami mengupayakan mencari jadwal fix untuk memeriksa Pak Ferdy Sambo kurang lebih gitu," katanya di kantor Komnas HAM Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (9/8/2022).
Selain itu, Taufan belum dapat memastikan tempat pemeriksaan akan dilakukan. Namun diharapkan digelar di Kantor Komnas HAM.
"Kami sedang bernegosiasi, tapi kami minta sebisanya di sini (Komnas HAM)," ujar dia.
Taufan juga menyampaikan, pemeriksaan terhadap Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo, akan dilangsungkan pada pekan ini. Namun, waktu dan tempatnya pemeriksaan belum disampaikan.
Sebelumnya disampaikan, pemeriksaan terhadap Irjen Ferdy Sambo dilakukan Komnas HAM, setelah lembaga ini mengklaim sejumlah informasi berupa data dan keterangan yang diperoleh semakin kuat untuk mengungkap fakta kematian Brigadir J yang disebut ditembak Bharada E.
"Tentu saja memang bahan-bahannya memberikan semakin banyak informasi, data-data yang memeperterang masalah ini," kata Taufan.
Sebelumnya sejak Sabtu (6/8/2022) lalu, Irjen Ferdy Sambo diamankan di tempat khusus (Patsus) di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat.
Baca Juga: Jadi Tersangka Kasus Tewasnya Brigadir J, Bharada E Berhak Dapat Jaminan Keamanan
Dia diamankan hingga 30 hari ke depan karena diduga melakukan pelanggaran prosedur dalam penanganan tempat kejadian perkara (TKP) tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinasnya di daerah Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Ferdy Sambo diperiksa oleh Inspektorat Khusus (Itsus) pada hari Sabtu (6/8/2022), terkait etik dalam penanganan TKP Duren Tiga, dan kemudian langsung ditempatkan di patsus Mako Brimob dalam rangka pemeriksaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!