Suara.com - Seorang anak tak mau kuliah karena enggan membuat orangtuanya menjual tanah maupun rumah.
Video obrolan ibu dan anak soal kuliah viral di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @undercover.
Pada video tersebut, tampak sang ibu bertanya pada putranya masih muda kenapa enggak mau kuliah.
"Enggak bu, pengen kerja masa kuliah harus menjual rumah, menjual sawah," ungkap si anak.
Ibunya kemudian bertanya tentang berapa nominal biaya kuliah. Namun si anak kembali menyebutkan bahwa biaya kuliah itu sangat mahal.
Mendengar penyataan putranya, sang ibu menyebutkan bahwa ia ingin menjual tanahnya yang ada di Boyolali demi kuliah putranya.
"Ibu ingin kasih ilmu aja, bukan harga tanah di Boyolali itu dijual aja buat cari ilmu," ujar sang ibu.
"Kalau tanah Boyolali kurang tinggal jual sawah, gimana? aku enggak suka ngasih harta nanti Allah yang kasih, katanya gitu pilih Ilmu, dunia Allah yang ngasih," tambahnya.
Seolah tak mau menyulitkan keluarga, sang anak kembali menegaskan bahwa ia tak perlu kuliah namun mau bekerja saja.
Video tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Semoga ibu ibu Indonesia selalu sehat, Aamiin ya Rab," komentar warganet.
"Sama kayak papa saya, bahkan kalau dia udah enggak ada bilang jangan ngarepin warisan. Yang penting bisa terus kuliah bahkan sampai S2," imbuh warganet lain.
"True story nya, ibu nguliahin jual sawah, mari lulus kuliah dapat ijazah, terus ngelamar kerjo," tambah lainnya.
"Mugi diparingi sehat terus mas sekeluarga," tulis warganet di kolom komentar.
"Persis kayak ibuk aku bedanya enggak punya sawah tapi ada aja rejekinya," timpal lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok