Suara.com - Pengacara Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Muhammad Boerhanuddin, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum bertemu kembali dengan kliennya.
“Kita enggak ketemu lagi sejak ketemu LPSK (lalau), tapi kemarin-kemarin sih sehat, enggak tahu sekarang gimana. Enggak ketemu lagi,” kata Boerhanuddin kepada Suara.com, Kamis (11/8/2022).
Pertemuan terakhir, kata Boerhanuddin, sejak akhir pekan kemarin. Saat Bharada E masih melakukan pengakuan terhdapa apa yang sudah dilakukan olehnya dan atas perintah siapa hal itu dilakukan.
“Saya ketemu itu pas malam itu, Sabtu-Minggu,” ungkapnya.
Boerhanuddin menjelaskan kekinian ditempatkan di tahanan Bareskrim Polri. Kemudian, biasanya jika pemohon Justice Collaborator, bakal ditempatkan terpisah dengan tahanan lainnya.
“Enggak bisa jadi satu (dengan tahanan lain), jadi enggak bisa saling mempengaruhi,” tutupnya.
Sejauh ini Bareskrim Polri sudah menetapkan empat tersangka terkait kematian Brigadir J, mereka yakni Bharada Dua Polri Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal atau Bripka R, Kuat, dan Irjen Pol Ferdy Sambo.
Berita Terkait
-
Komentari Kasus Ferdy Sambo, Ustaz Derry Sulaiman Singgung Kasus KM 50: Nyawa Dibalas Nyawa!
-
Awal Mula Kamaruddin Simanjuntak Jadi Pengacara Brigadir J: Dari Unggahan Facebook
-
Wapres Ma'ruf Amin Ikut Bereaksi Atas Kasus Brigadir J yang Belum Dibuka ke Publik, Ini Kata Dia
-
Diisukan Jadi Simpanan Ferdy Sambo, Foto Lawas Diduga Rita Yuliana Viral: Beda Jauh
-
Minta Perlindungan Tapi Bungkam saat Asesmen, Nasib Istri Ferdy Sambo Bakal Diumumkan LPSK Senin Depan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Kritik Pedas Ryaas Rasyid: Jakarta yang Obral Izin, Daerah yang Dapat Banjirnya
-
Proyeksi MRT Jakarta: Target Monas Beroperasi 2027, Kota Tua Menyusul 2029
-
Rakyat Tolak Pilkada via DPRD, Deddy Sitorus: Mereka Tak Mau Haknya Dibajak Oligarki
-
Keberatan dengan Eksepsi Nadiem, Jaksa: Tak Perlu Cari Simpati dan Giring Opini
-
Prabowo Wanti-wanti Atlet Jangan Pakai Bonus untuk Hal Negatif
-
Soal SPPG Terafiliasi Pejabat, BGN: Hak Semua WNI!
-
Buntut Demo Agustus 2025 di Depan Polres Jakut, 60 Terdakwa Dituntut 1 Tahun Penjara
-
Polisi Tunggu Labfor Kasus Kematian Sekeluarga di Warakas, Tak Mau Terburu-buru Tarik Dugaan Pidana
-
Kuasa Hukum Sebut Dakwaan Lempar Batu Tak Terbukti, Jaksa Tetap Tuntut 60 Terdakwa
-
Tanggapi Survei LSI Denny JA, PKB Sebut Pilkada Lewat DPRD Bagian dari Demokrasi