Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengungkap sejumlah alasan Prabowo Subianto kembali didorong maju lagi jadi calon presiden di Pilpres 2024. Salah satunya yakni karena Prabowo dianggap masih populer sebagai capres di hasil-hasil survei.
"Alasannya pertama beliau ada capres yang dari berbagai macam survei paling populer, paling diminati, paling disukai," kata Muzani ditemui di sela-sela Rapimnas Gerindra di SICC, Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/8/2022).
Kedua, karena kinerjanya sebagai Menteri Pertahanan diklaim cukup beri makna positif bagi pemerintahan Jokowi-Maruf.
"Kemudian beliau tidak pernah begeser dari komitmennya untuk menjaga keutuhan NKRI," ujarnya.
Lebih lanjut, alasan-alasan itu lah yang membuat kenapa kader meminta agar Prabowo maju kembali sebagai capres. Dia memastikan hingga saat ini tidak ada lagi nama lain selain Prabowo.
"Itulah alasan kader kenapa seluruhnya meminta Pak Prabowo yang disebut hari ini oleh seluruh yang menyampaikan pandangan, hanya tunggal namanya Prabowo Subianto, tidak ada nama lain," tuturnya.
Untuk diketahui, usai Rapimnas Gerindra dan Prabowo memberikan jawabannya terkait kesediaan maju kembali ke Pilpres 2024, deklarasi koalisi bersama akan dilakukan Gerindra dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Sabtu (13/8) besok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini
-
Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!