Suara.com - Hymne Pramuka merupakan lagu nasional khusus dinyanyikan para Hari Pramuka 14 Agustus. Seperti apa lirik lagu hymne Pramuka? Simak penjelasan ini.
Pramuka kependekan dari Praja Muda Karana yang berarti anak-anak muda yang memiliki semangat untuk membangun bangsa. Hymne Pramuka menjadi lagu untuk memuji kebesaran Tuhan atau sebagai lagu gita puja para pemuda yang tergabung dalam Pramuka agar tidak lupa pada Sang Maha Pencipta dan kebesaranNya yang telah memberi karunia kehidupan kepada seluruh generasi Pramuka.
Dalam lagu juga tersemat ikrar para Pramuka dalam membela bangsa dan negara Indonesia. Kalau Anda belum tahu lirik lagu hymne Pramuka, silahkan baca artikel ini sampai akhir.
Lirik Lagu Hymne Pramuka
Berdasarkan catatan dari Kemendikbud, berikut lirik lagu Hymne Pramuka.
Kami Pramuka Indonesia
Manusia Pancasila
Satyaku kudharmakan,
dharmaku kubaktikan
agar jaya, Indonesia,
Indonesia, tanah air ku
Kami jadi pandumu
Makna Lirik Lagu Hymne Pramuka
Apabila ditafsirkan, berdasarkan liriknya maka lagu Hymne Pramuka memiliki makna sebagai berikut.
Bait 1, "Kami Pramuka Indonesia" Bait ini bermakna anak-anak muda Indonesia bangga menjadi Pramuka Indonesia dan memperkenalkan diri sebagai darah muda kebanggaan Indonesia, bahwa mereka menjadi anak-anak muda yang akan selalu memiliki semangat berkarya membangun Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura