Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim telah berhasil memecahkan rekor dalam penyediaan hunian Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa). Selama menjabat sejak 2018, ia mengaku telah membangun 33 tower Rusunawa di berbagai wilayah ibu kota.
Hal ini disampaikan Anies saat meresmikan galeri huni dan logo JakHabitat di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Jumlah ini, kata Anies, lebih banyak dibandingkan dengan pembangunan Rusunawa di era gubernur-gubernur sebelumnya. Ia menyebut 33 tower itu menyediakan 7.419 unit yang bisa dihuni masyarakat.
"Penyediaan hunian rusunawa yang dalam 4 tahun ink bisa dibilang rekor yang pernah terbangun selama ini. Terbangun 33 tower dalam periode 2018-2022," ujar Anies di lokasi, Selasa (16/8/2022).
Selain itu, dalam acara yang sama Anies juga memamerkan program Rumah Down Payment (DP) 0 rupiah, penataan kampung, dan kampung susun.
"Rumah DP Nol, Alhamdulillah sudah terbangun 3.060 unit yang nanti akan diresmikan nanti 7 September 2022 di Pondok Kelapa dan Cilangkap," ujarnya.
Saat ini, pihaknya juga sedang membangun hunian di lima kawasan transit oriented development (TOD). Lokasi ini disebutnya menjadi unggulan karena dekat dengan moda angkutan umum yang terintegrasi.
Bahkan, 20 persen dari total hunian TOD ini hanya boleh dibeli masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Seluruh program penyediaan hunian ini nantinya diintegrasikan di sistem JakHabitat.
"Dengan begitu masyarakat bisa mengetahui persis uang pajak yang selama ini disetorkan kembali dalam wujud penataan lingkungan, pembangunan perumahan, dan juga penyiapan kawasan yang terjangkau," pungkas Anies.
Baca Juga: PKS Kaji Anies Baswedan Jadi Kandidat Calon Presiden
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi