Suara.com - Kepolisian kembali mengungkap jaringan pengedar narkoba di sejumlah daerah di Indonesia. Kali ini Barekskirm Polri telah menangkap pengedar obatan-obatan terlarang jenis sabu, di kawasan Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Dalam penangkapan tersebut, kepolisian turut meringkus seorang perwira kepolisian, yakni AKP Edi Nurdin Massa (AKP ENM).
Ia merupakan Kasatres Narkoba Polres Karawang. Penangkapkan tersebut diungkapkan langsung oleh Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri berdasarkan hasil pengembanan dan Operasi Anti gedek yang dilakukan di sejumlah tempat hiburan malam.
"Betul (ada penangkapan)," kata Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno H Siregar pada Selasa (16/8/2022).
Siapa AKP ENM? Apa saja barang bukti lainnya? Berikut fakta-fakta penangkapan Kasat Narkoba Polres Karawang yang terlibat pengedaran narkoba.
1. AKP Edi Nurdin Massa ditangkap
Sosok yang ditangkap Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri adalah Edi Nurdin Massa. Ia merupakan perwira polisi yang bertugas di Kepolisian Resor Karawang, Jawa Bafat.
Posisinya disana cukup tinggi, yakni Kepala Satuan Reserse Narkoba. Ini pula yang membuat ironis. Edi Nurdin yang seharusnya berada di garda terdepan membekuk jaringan narkoba, justru ia yang tertangkap dalam kasus narkoba.
2. Lokasi penangkapan
Baca Juga: Siapa AKP ENM Kasat Narkoba yang Ditangkap Gegara Jualan Sabu?
Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno H Siregar mengatakan, AKP Edi Nurdin ditangkap jajarannya pada Kamis pekan lalu (11/8/2022), pada pagi hari sekira pukul 07.00 WIB.
Ia ditangkap di basemen apartemen Taman Sari Mahogani, di jalan Arteri Karawang Barat, Margakarya, Karawang, Jawa Barat.
3. Narkoba jenis sabu 101 gram disita
Dalam penangkapan tersebut, kepolisian menyita sejumlah barang bukti, diantaranya dua unit ponsel dan dua paket narkoba jenis sabu seberat 101 gram. Polisi juga menemukan dua butir pil ekstasi seberat 1,2 gram, satu timbangan digital, seperangkat alat hisap sabu dang cangklong serta sejumlah uang tunai senilai Rp27 juta.
4. AKP Edi Nurdin ditangkap berkat pengembangan Operasi Anti Gedek
Dalam rentang 30 dan 31 Juli 2022 lalu, Dirtipidnarkoba mabes Polri melakukan Operasi Anti Gedek di sejumlah tempat hiburan malam.
Berita Terkait
-
Siapa AKP ENM Kasat Narkoba yang Ditangkap Gegara Jualan Sabu?
-
Kasat Narkoba Polres Karawang Ditangkap Bareskrim, Kompolnas Minta Ini ke Polri
-
Tangkap Kasat Narkoba Polres Karawang, Bareskrim Polri Sita 101 Gram Sabu
-
Profil Kasat Narkoba Polres Karawang Edy Nurdin Massa yang Ditangkap karena Edarkan Ekstasi
-
Bareskrim Polri Dalami Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Karawang AKP ENM dalam Jaringan Narkoba
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi