Suara.com - Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) melakukan pembersihan di kawasan Kota Tua, Tamansari Jakarta Barat pada Kamis (25/8/2022). Sekretaris Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah mengatakan pembersihan tersebut dalam rangka kesiapan pelaksanaan aktivasi peresmian revitalisasi Kota Tua yang akan dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Jumat (25/8/2022).
"Akan kita monitor dalam rangka kesiapan pelaksanaan aktivasi peresmian revitalisasi Kota Tua oleh Pak Gubernur," kata Iin, saat ditemui di lokasi, Kamis (25/8/2022).
Pembersihan kata Iin, dilakukan mulai dari pedestarian kawasan Kota Tua, hingga pengecetan beberapa fasilitas umum. Iin menuturkan dalam pembersihan Kawasan Kota tak hanya melibatkan PPSU yang terlibat, namun Dinas Lingkungan Hidup, Suku Dinas Kehutanan dan Taman Kota, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) hingga Satpol PP.
"Jadi kami saling kerja sama dan bahu membahu untuk menyelesaikan kegiatan bersih-bersih ini," kata Iin.
Lanjut Iin, hingga kini revitalisasi di Kota Tua telah mencapai 80 persen. Infrastruktur yang mulai terlihat perubahannya yakni pedestrian untuk pejalan kaki, hingga taman di depan Stasiun Kota.
Diketahui, pengerjaan pedestrian memang menjadi salah satu fokus Pemkot Jakarta Barat, dalam program revitalisasi ini. Revitalisasi pedestrian juga bagian upaya Pemkot Jakarta Barat, yang ingin menjadikan kawasan Kota Tua menjadi tempat wisata bagi pejalan kaki.
Revitalisasi pedestrian di Kota Tua sendiri telah berlangsung sejak awal tahun 2022. Beberapa pedestrian diperlebar menjadi 3 meter. Sehingga cukup luas untuk para pejalan kaki.
Iin berharap, revitalisasi tersebut bisa berdampak pada kenyamanan wisatawan sehingga kawasan Kota Tua bisa kembali ramai pengunjung.
Baca Juga: Bakal Diresmikan Esok, Pemkot Jakbar Klaim Revitalisasi Kota Tua Capai 80 Persen
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Dirut Supertone Ngaku Untung 'Dikit' dari Laptop Chromebook di Tengah Kasus Korupsi Rp 2,18 Triliun
-
KPK Periksa Anggota DPRD Pati, Dalami Komunikasi Terkait Isu Pemakzulan Sudewo
-
Soal Ambang Batas Parlemen, PKS Usul Jalan Tengah Stembus Accord Agar Suara Rakyat Tak Hilang
-
Pemkot Jakbar Tanggapi Soal Penolakan Pembangunan Rumah Duka dan Krematorium di Kalideres
-
KPK Dalami Dugaan Pengkondisian Proyek di Pati oleh Tim 8 Sudewo
-
Fokus Lulusan SMK-SMA: Inilah Syarat Baru Pemerintah Agar TKI Bisa Kerja di Luar Negeri
-
HNW Kecam Keras Sahur On The Road di Jombang, Pakai Sound Horeg dan Penari Seksi?
-
Sudah 31 Kecelakaan dalam Sebulan, KAI Daop 1 Minta Warga Tak Ngabuburit di Jalur Kereta
-
6 Fakta Terkini Banjir Bali: Sanur Terparah hingga Status Siaga Gelombang 4 Meter
-
ICW Desak KPK Awasi Ketat SPPG Polri, Ada Potensi Uang Negara Hilang Hingga Rp2 Triliun?