Suara.com - Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei terbarunya soal simulasi nama pasangan capres-cawapres jelang Pilpres 2024. Dalam survei ini terbagi 4 nama capres-cawapres, hasilnya nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo selalu menang dipasangkan dengan siapa pun cawapres.
Ditektur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, memaparkan bahwa pihaknya coba menanyakan kepada responden dengan pertanyaan di antara calon presiden dan calon wakil presiden berikut ini, siapa yang akan bapak/ibu/saudara pilih dalam Pilpres 2024.
Simulasi pertama Ganjar dipasangkan dengan Airlangga Hartarto diusung oleh Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB, kemudian melawan Prabowo dipasangkan dengan Erick Thohir diusung Gerindra-PKB, lalu Anies dengan Khofifah Indar Parawansa diusung Nasdem, PKS, Demokrat dan terkahir Puan Maharani duet dengan Sandiaga Uno diusung PDIP.
"Hasilnya Ganjar-Airlangga 24,4 persen, Prabowo-Erick 17,7 persen, Anies-Khofifah 13,8 persen, Puan-Sandiaga 3,6 persen. 13,8 persen tidak mau menjawab atau merahasiakan jawaban dan 26,7 persen tidak tahu atau tidak jawab," kata Hanta dalam paparannya di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (31/8/2022).
Kemudian responden ditanya lagi dengan simulasi berbeda kini Ganjar diduetkan dengan Ridwan Kamil, Prabowo dengan Erick Thohir, Anies dengan Khofifah dan Puan dengan Andika Perkasa.
Hasilnya, Ganjar-RK raih 28,7 persen, Prabowo-Erick 17,6 persen, Anies-Khofifah 13 persen, Puan-Andika 1,9 persen. 13,3 tidak tahu menjawab atau merahasiakan jawaban, dan 25,5 persen tidak tahu atau tidak jawab.
Lalu simulasi berikutnya Ganjar diduetkan dengan Erick Thohir unggul dengan 27,4 persen, Prabowo diduetkan dengan Cak Imin hanya 15,6 persen, Anies-AHY 12 persen, kemudian Puan dengan Andika 1,9 persen.
Terkahir simulasi Ganjar dipasangkan dengan Sandiaga unggul juga dengan angka 25,5 persen, Prabowo dengan Khofifah 15,4 persen, Anies-Erick Thohir 13,5 persen, Puan dengan Ridwan Kamil 4,6 persen.
Untuk diketahui, survei dilakukan pada 1 sampai 7 Agustus 2022 dengan menggunakan metode multistage random sampling.
Jumlah sampel dalam survei ini adalah 1220 responden dengan margin of error +/- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Tag
Berita Terkait
-
Survei Poltracking: Tingkat Kepuasan Publik ke Kinerja Jokowi 68,4 Persen, Terhadap Maruf Amin Cuma 58,3 Persen
-
Survei Poltracking soal Tingkat Kepuasaan Publik ke Jokowi-Maruf: 67 Persen Menyatakan Puas
-
Survei Elektabilitas 10 Capres Versi Poltracking: Ganjar Teratas Diapit Prabowo dan Anies, Airlangga Paling Buncit
-
Soal Capres-Cawapres 2024, PKB: Tunggu Pembicaraan Hati ke Hati Prabowo dan Cak Imin
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya
-
KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'
-
Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!
-
Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi
-
Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik