Suara.com - Kematian memang tak ada yang tahu dan diduga-duga. Seperti seorang pria yang curhat soal meninggalnya sahabat terbaiknya.
Hal ini disampaikan di kolom komentar sebuah video di YouTube di mana diunggah kembali di Twitter oleh akun @hylianppl.
Pada tangkapan layar tersebut, seorang pria curhat soal meninggalnya sahabat terbaiknya di mana sempat berbicara soal kematian.
"Almarhum sahabat terbaik saya satu minggu sebelum dia meninggal dia pernah berkata kepada saya, 'gimana yah Vin kalau nanti aing meninggal sebelum One Piece tamat, bete teu si?'" tulis pria dengan nama akun YouTube Calvin Vierov.
Sahabat yang meninggal tersebut sempat berpesan jika benar dia meninggal dunia sebelum One Piece tamat, dia meminta pemilik akun Calvin untuk menceritakan kelanjuta cerita One Piece di makamnya.
"Dan sekarang setiap hari minggu saya selalu datang untuk bercerita ke makamnya sejau apa One Piece seakrang, Bay sekarang kita berlayat dari Wano menuju pulau selanjutnya, jangan khawatir ya One Piece sebentar lagi selesai," tulis Calvin Vierov.
"Rest in easy ya Bay so much love for you Nakama!" tambahnya.
Unggahan tersebut sontak mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Waktu itu juga ada nakama dari jepang yang lagi sakit kanker menuju kematiannya. Hal yang dia inginkan ketika sebelum ia mati adalah tahu rahasia One Piece. Pada akhirnya keluarga dan rumah sakit mendatangkan Eichiro Oda ke RS tersebut," komentar warganet.
Baca Juga: Profil Niluh Djelantik, Viral Ceramahi Bule Pengancam Bapak Kos di Bali
"Salah satu rezeki terbaik tuh dapat sahabat yang kayak masnya ini. Kalian berdua keren," imbuh warganet lain.
"Ini yang selalu jadi bahan overthinking gua tiap malem, kayak siapa duluan yang bakal kelar, onepiece atau hidup gua," tambah lainnya.
"Bro im fucking crying," tulis warganet di kolom komentar.
"Jadi ingat teman kantor lama, beliau selalu suka banget sama One Piece dan udah meninggal 2 minggu yang lalu," timpal lainnya.
Saat berita ini dibuat, unggahan tersebut telah disukai puluhan ribu kali.
Berita Terkait
-
Tega! Pengemis Diduga Berikan Obat Tidur demi Ajak Bayinya Minta-minta di Jalan, Kak Seto Diburu Lagi
-
Heboh! Seorang Kru Dapat Tindakan Kekerasan, Paragon Pictures Angkat Suara
-
Kebakaran Terjadi di Kawasan Bulaksumur UGM, Dugaan Awal Korsleting
-
Ibu Anak Dandan Jadi Pengemis Hitung Lembaran Uang, Bikin Geram Publik: Lebih dari UMR
-
Viral Karyawan Minimarket Usir Juru Parkir, Warganet Respek sama Keberaniannya
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut