- Pria berinisial ML ditangkap Polres Metro Depok setelah viral karena menghalangi dan merusak mobil ambulans di Sukmajaya.
- Insiden terjadi saat ambulans hendak menjemput korban kecelakaan, namun pelaku marah dan menendang mobil hingga bagian bumper penyok.
- Polisi mengamankan pelaku di kediamannya pada Senin (11/5/2026) dan menjeratnya dengan pasal terkait pengrusakan barang milik orang lain.
Suara.com - Aksi arogan seorang pria berinisial ML yang nekat menghalangi laju hingga merusak mobil ambulans di kawasan Sukmajaya, Depok, berakhir di jeruji besi.
Pria tersebut ditangkap jajaran Polres Metro Depok setelah video aksinya viral di media sosial.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, mengonfirmasi penangkapan tersebut. Pelaku tak berkutik saat diamankan petugas di kediamannya.
"Benar, pelaku diamankan di Jalan Jati Raya No.16 RT.002 RW.008 Kelurahan Sukamaju Kecamatan Cilodong Kota Depok," ujar Made dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).
Kronologi Kejadian: Berawal dari Cekcok di Jalan Sempit
Insiden bermula pada Minggu (10/5) sekitar pukul 11.18 WIB. Saat itu, sebuah ambulans tengah terburu-buru melintas di Jalan Moch Nail, Kelurahan Bakti Jaya, untuk menjemput korban kecelakaan lalu lintas.
Namun, laju ambulans tersebut justru dihalangi oleh pelaku. Made menjelaskan bahwa sempat terjadi adu mulut antara sopir ambulans dan ML di lokasi kejadian.
"Pada saat ambulan yang dikendarai korban ingin menjemput korban laka lantas dan meminta jalan kepada pelaku, pelaku tidak bersedia dan sempat terjadi serta terjadi perdebatan antara korban dan pelaku," ungkap Made.
Kemarahan pelaku memuncak hingga ia nekat melakukan tindakan fisik terhadap armada medis tersebut. ML menendang bagian depan mobil hingga meninggalkan bekas kerusakan yang cukup nyata.
Baca Juga: Logika Sesat Guru Ngaji Surabaya: Cabuli 7 Santri Pria di Bawah Umur Demi Hindari Zina dan Hamil
"Pelaku menendang mobil ambulan korban hingga mobil ambulan tersebut mengalami penyok di bagian bumper depan sebelah kiri," kata dia.
Pelaku Tak Berkutik Dijemput Tim Gabungan
Tak butuh waktu lama bagi kepolisian untuk melacak keberadaan pelaku. Tim Opsnal gabungan Resmob dan Jatanras langsung bergerak melakukan penyelidikan setelah video kejadian tersebut menyebar luas.
Sekitar pukul 22.50 WIB pada hari yang sama, polisi berhasil menciduk ML yang saat itu sedang bersama adik iparnya.
"Selanjutnya Pelaku, Saksi dan barang bukti motor yang digunakan pelaku diamankan dan dibawa ke Mapolres Depok guna ditindaklanjuti," tegas Made.
Atas perbuatannya, ML kini terancam dijerat Pasal 521 UU Nomor 1/2023 tentang pengrusakan dan penghancuran barang.
Berita Terkait
-
Sok Jago Hadang Ambulans di Depok, Pria Ini Langsung Ciut Saat Diciduk Polisi
-
Belum Lunasi Duit Seragam Rp300 Ribu, 2 Siswa Panti Asuhan Diminta Angkat Kaki dari Sekolah
-
Viral, ART Resign Setelah 4 Hari Kerja karena Tak Kuat Kena AC dan Mabuk Naik Mobil
-
Organisasi Jepang Gelar Sayembara Cari Rumah Angker di Indonesia, Hadiahnya Rp50 Juta
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Fakta Baru 11 Bayi di Sleman: Mayoritas Lahir di Luar Nikah
-
Nadiem Makarim Akan Jalani Operasi Saat Sidang Kasus Chromebook
-
Vladimir Putin Isyaratkan Perang Ukraina Segera Berakhir
-
11 Bayi Ditemukan Dirawat di Satu Rumah di Sleman, Polisi Selidiki Dugaan Penitipan Ilegal
-
Front Anti Militerisme Gelar Aksi di Kementerian HAM, Soroti Konflik dan Kekerasan di Papua
-
Kasus Lupus di Jakarta Terus Naik, DKI Fokus Skrining Perempuan Usia 18 Tahun
-
Waka Komisi X DPR Desak Hapus Kastanisasi Guru, Minta Seluruh Honorer Diangkat Jadi PNS
-
Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Lebih Awal
-
Ruang Publik Masih Sulit Diakses Sebagian Warga, Peneliti Dorong Kota Lebih Inklusif
-
Kemendagri Gandeng KPK dan Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Antikorupsi