Suara.com - Kebakaran terjadi di Pasar Senen, Jakarta Pusat pada Kamis (1/9/2022) malam saat para pedagang sudah menutup toko-tokonya. Peristiwa kebakaran itu juga diunggah ke media sosial melalui akun Instagram @info_jakartapusat.
Sebanyak 11 unit pemadam kebakaran dan 55 personel dikerahkan untuk memadamkan api. Kerugian yang ditafsir akibat kebakaran Pasar Senen ini mencapai angka Rp600 juta. Berikut fakta-fakta kebakaran di Pasar Senen, Jakarta Pusat.
1. Peristiwa terjadi di Pasar Senen Blok 6
Peristiwa kebakaran yang melanda Pasar Senen ini dibenarkan oleh Kasudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Asril Rizal.
Menurutnya, kebakaran terjadi sekitar pukul 20.55 WIB di Pasar Senen Blok 6 bagian alat dapur di lantai 2.
"Pasar Senen Blok 6, objek ruko alat dapur lantai 2," kata Asril kepada wartawan.
Humas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Mulat Wijayanto juga mengatakan objek awal yang terbakar merupakan ruko alat dapur.
2. Tiga unit toko baju dan tas terbakar
Selain itu, sebanyak tiga unit toko baju dan tas di Lantai 3 Pasar Senen Blok 6, Jakarta Pusat, terbakar pada Kamis (1/9/2022) malam.
Baca Juga: Anak Korban Kebakaran di Bulaksumur: Saya Buka Pintu, Ternyata Asap Sudah Tebal
"Objek terbakar adalah Blok 6 Lantai 3, tiga unit toko baju dan tas," kata Asril
3. Penyebab diduga korsleting listrik
Petugas berhasil melokalisasi api dan mendinginkan objek yang terbakar pada pukul 21.30 WIB dan api berhasil dipadamkan pukul 21.56 WIB.
"Sudah berhasil dipadamkan. Selesai pukul 21.56 WIB," kata Asril.
Di lain pihak, perwira piket Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Mokhamad Taufik mengatakan, penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek.
"Penyebabnya masih diduga korsleting listrik," kata Taufik.
Berita Terkait
-
Anak Korban Kebakaran di Bulaksumur: Saya Buka Pintu, Ternyata Asap Sudah Tebal
-
Ruko Tiga Lantai di Sawah Besar Terbakar Jumat Pagi, Penyebab Belum Diketahui
-
Kerugian Imbas Kebakaran Tiga Toko di Pasar Senen Mencapai Rp600 Juta
-
Kebakaran di Kawasan Bulaksumur UGM Tewaskan Tiga Orang, Polisi Dalami Penyebab Kejadian
-
Toko Baju dan Tas di Pasar Senen Hangus Terbakar, Saksi: Kejadian Saat Para Pedagang Sudah Tutup
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional