Suara.com - Kekinian, media sosial dihebohkan dengan cuitan seorang warganet yang mengeluhkan namanya tiba-tiba dicatut sebagai anggota partai parpol (parpol) di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).
Dalam cuitannya, warganet ini mengungkapkan kekesalannya karena tiba-tiba namanya tercatut sebagai anggota Partai Keadilan dan Persatuan.
Ia juga meminta warganet lainnya untuk mencoba mengecek apakah namanya juga tercatut sebagai anggota parpol.
"Teman-teman, coba cek apakah namau dicatut sebagai anggota parpol. Masa nama gue terdaftar sebagai anggota Partai Keadilan dan Persatuan. Dari mana. Kesel," ujar @pu** pada Sabtu (03/09/22).
Warganet ini juga memberikan bukti tangkap layar bahwa namanya benar-benar terdaftar sebagai anggota Partai Keadilan dan Persatuan.
Melalui cuitannya, warganet ini turut memberikan informasi soal laman yang bisa dikunjungi untuk mengecek status anggota parpol tersebut.
Yaitu melalui laman infopemilu.kpu.go.id.
Ia kemudian menjelaskan bahwa jika ada dari warganet yang namanya tercatut sebagai anggota parpol, maka bisa melapor ke Bawaslu.
"Kalau ternyata kamu salah satu yang dicatut namanya sama parpol, bisa lapor ke Bawaslu kabupaten atau kota," ujarnya.
Baca Juga: Bawaslu Temui Menlu di Kantornya, Bahas Soal Ini
Respons Warganet
"Wah kacau ini. Buat menuhin kuota gitu kah?" kata warganet.
"An***, saya jadi kader PSI. Manggilnya jadi Bro haha," imbuh warganet lain.
"Syukur enggak terdaftar di mana-mana," ujar warganet lain.
"Apakah banyak data bocor ini buat daftar fiktif parpol," tambah warganet lain.
"Syukurlah NIK nggak terdaftar di sipol. WTF kalau sampai terdaftar," komentar warganet lainnya.
Tanggapan Bawaslu
Ternyata, sebelum viralnya cuitan warganet ini, akun resmi Bawaslu telah menerbitkan surat imbauan kepada KPU untuk menghapus nama non-parpol tersebut dalam Sipol.
"Berdasarkan hasil pengawasan terhadap tahapan pendaftaran dan verifikasi administrasi partai politik calon peserta pemilu 2024, per tanggal 23 Agustus, Bawaslu menemukan total 494 nama dan Nomor Induk Kependudukan non-parpol yang terdaftar di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol),"
"Oleh karena itu, Bawaslu telah menerbitkan surat imbauan kepada KPU untuk menghapus nama non-parpol tersebut dalam Sipol," tulis Bawaslu melalui akun Instagram @bawasluri pada Senin (29/08/22) lalu.
Berita Terkait
-
Bawaslu Temui Menlu di Kantornya, Bahas Soal Ini
-
Tak Hanya di Tasikmalaya, Catut NIK oleh Parpol Juga Dialami Warga Bandung
-
Namanya Dicatut Parpol, 80 Warga Diminta Mengadu ke Bawaslu Jateng
-
Bawaslu Lampung Terima 84 Laporan Pencatutan Nama untuk Keanggotaan Partai Politik
-
Bawaslu Sulsel Terima 45 Laporan Pencatutan NIK oleh Partai Politik
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Hujan Lebat Disertai Angin di DIY: 4 Orang Terluka Akibat Atap Ambrol dan Belasan Pohon Tumbang
-
Sentil Banyak Lulusan S3 Jadi Driver Ojol, Rocky Gerung: Negara Dikuasai 'Dealer' Bukan 'Leader'!
-
Kapolri Tegaskan Dukung Penuh Kesejahteraan Buruh: Ini Janji Listyo Sigit untuk Kaum Pekerja!
-
Geger! Trump Disebut Siap Dukung Serangan Militer Israel ke Iran Jika Negosiasi Gagal
-
Pakai NIK, Cara Mudah Cek Bansos dan Desil DTSEN
-
IHR: Ndarboy Terkejut! IHR Jateng Derby 2026 Diserbu 37.000 Penonton
-
Buron Internasional! Dua Mantan Petinggi PT Pelita Cengkareng Paper Masuk Red Notice Interpol
-
Anggota DPR Dorong 630 Ribu Guru Madrasah Diangkat PPPK Demi Keadilan Pendidikan
-
Geger Data Militer Israel, 1 Tentara IDF Disebut Berstatus WNI di Tengah 50 Ribu Personel Asing
-
Pandu Negeri Soroti Kesejahteraan Guru dari Rumah Masa Kecil Ki Hadjar Dewantara