Ketika haid atau menstruasi, seorang wanita tidak boleh melakukan shalat, membaca Al-quran, memasuki masjid, berpuasa, tawaf dan berhubungan suami istri. Namun, mereka tetap boleh memanjatkan doa dan dzikir. Tentu saja hal ini supaya tetap dilindungi dan dirahmati Allah SWT.
Di bawah ini salah satu bacaan dzikir yang dianjurkan untuk diamalkan seorang perempuan ketika ia sedang haid:
Rabbij'al muqiimash shalaati wa min dzurriyyatii rabbanaa wa taqabbal du'aa.
Artinya: "Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan salat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku."
Selain memanjatkan doa dan dzikir, seorang perempuan juga dapat mengerjakan amalan-amalan sunnah ketika mengalami haid. Sama seperti saat membaca doa ketika haid pertama, mengerjakan amalan sunnah saat haid juga akan meningkatkan iman dan takwa seorang muslim.
Adapun beberapa amalan yang dapat dikerjakan saat haid, antara lain yaitu:
• Bersalawat
Bersalawat merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan seorang perempuan untuk tetap dekat dengan Allah SWT saat sedang mengalami haid. Melafalkan salawat ini juga bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja.
Baca Juga: Sering Merasa Nyeri Saat Haid, Begini Kata Praktisi Obstetrisian dan Ginekolog
• Berzikir
Selain salawat, berdzikir juga menjadi salah satu amalan sunnah yang dapat dilakukan oleh para muslimah saat sedang haid. Seorang wanita dapat mengamalkan zikir dengan bacaan doa datang haid yang telah disebutkan di atas.
• Mendengarkan ayat-ayat kitab suci Al-Qur'an
Saat sedang haid, perempuan dilarang untuk membaca Al-Qur'an. Walaupun demikian, perempuan yang sedang haid tetap bisa mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Dengan mendengarkan Al-Qur'an, kaum hawa yang sedang haid tetap akan mendapatkan pahala.
• Bersedekah
Amalan selanjutnya yaitu bersedekah. Sedekah merupakan kegiatan yang dilakukan untuk senantiasa mengingat Allah SWT. Seorang perempuan yang haid bisa memberikan sedekah dalam bentuk uang hingga tenaga.
Demikian tadi ulasan mengenai bacaan doa pertama haid hingga amalan-amalan sunah yang dapat dikerjakan oleh seorang perempuaj ketika haid. Jangan lupa untuk mengamalkannya!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?
-
Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit
-
Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui