News / Nasional
Jum'at, 09 September 2022 | 07:45 WIB
Ilustrasi Shalat - Tata Cara Shalat Hajat: Niat, Surat Pendek dan Doa yang Dibaca (Pexels)

Suara.com - Setiap manusia pasti memiliki hajat atau keinginan yang ingin ia capai di dalam hidupnya. Untuk mewujudkan keinginan itu, tidak cukup hanya dengan berusaha saja melainkan harus diiringi dengan doa dan melakukan amalan lain seperti shalat hajat. Ibadah ini sangat penting apalagi ketika kita menginginkan sesuatu, untuk itu simak tata cara shalat hajat lengkap dengan niat, surat pendek dan doa yang dibaca. 

Dengan menunaikan shalat hajat, maka segala keinginan kita akan dipermudah oleh Allah SWT. Tentunya, keinginan atau hajat itu harus sesuai dengan syariat dan dipandang baik. Bukan sesuatu yang bertentangan dan dilarang oleh agama. 

Shalat hajat menjadi salah satu cara agar keinginan kita dapat terwujud. Biasanya orang setelah shalat hajat akan mengungkapkan segala keinginannya kepada Allah. Baik itu hajat seputar karier, jodoh, pendidikan dan lain sebagainya. 

Dalam sebuah hadits dijelaskan mengenai shslat hajat ini, Rasulullah SAW bersabda:  

Siapa yang berwudu dan sempurna wudunya, kemudian sholat dua rakaat (shalat hajat) dan sempurna rakaatnya, maka Allah berikan apa yang ia pinta cepat atau lambat.” (HR. Ahmad)  

Lantas bagaimana tata cara shalat hajat? Simak uraian selengkapnya di bawah ini mengenai tata cara, niat, surat pendek dan doa yang dibaca.  

Niat Shalat Hajat 

Seperti ibadah lainnya, sebelum mengerjakan shalat hajat diperintahkan untuk membaca niat terlebih dahulu. Berikut ini bacaan niat shalat hajat. 

Ushollii sunnatal haajati rok’aataini lillahi ta’ala.  

Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Sholat Hajat? Ini Niat dan Tata Caranya

Artinya,  

“Aku berniat shalat hajat sunnah hajat dua raka’at karena Allah Ta’ala”   

Tata Cara Shalat Tahajud 

1. Membaca niat shalat hajat  

2. Membaca doa iftitah  

3. Membaca Al-Fatihah  

4. Membaca surat pendek, dianjurkan untuk membaca surah Al-Ikhlas di rakaat pertama atau Surat Al-Karifuun sebanyak 3 kali.  

5. Ruku dengan Tuma’ninah  

6. Iktidal dengan Tuma’ninah  

7. Sujud dengan Tuma’ninah  

8. Duduk di Antara Dua Sujud dengan Tuma’ninah  

9. Sujud Kedua dengan Tuma’ninah  

10. Mengerjakan Rakaat Kedua  

Pada rakaat kedua, tata cara shalat hajat sama dengan rakaat yang pertama. Namun dirakaat kedua surat pendek yang dianjurkan untuk dibaca yaitu ayat Kursi. Meski demikian, Anda juga bisa membaca surat lainnya.  

11. Akhiri dengan salam 

Bacaan Surat Pendek saat Shalat Hajat 

Terdapat bacaan surat pendek yang dianjurkan untuk dibaca ketika mengerjakan shalat hajat, antara lain yaitu Al-Ikhlas atau Al-Kafirun dirakaat pertama dan ayat Kursi di rakaat kedua. Berikut ini bacaan latinnya. 

Bacaan Surat Al Ikhlas 

1. qul huwallaahu aad 

Artinya: Katakanlah (Muhammad), "Dialah Allah, Yang Maha Esa. 

 2. allaahu-amad 

Artinya: Allah tempat meminta segala sesuatu. 

3. lam yalid wa lam ylad 

Artinya: (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. 

4. wa lam yakul lah kufuwan aad 

Artinya: Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia." 

Bacaan Surat Al-Kafirun  

1. Qul yaa ayyuhal-kaafirn(a). 

Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai orang-orang kafir, 

2. Laa a‘budu maa ta‘budn(a)

aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. 

3. Wa laa antum ‘aabidna maa a‘bud(u). 

Kamu juga bukan penyembah apa yang aku sembah. 

4. Wa laa ana ‘aabidum maa ‘abattum. 

Aku juga tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. 

5. Wa laa antum ‘aabidna maa a‘bud(u)

Kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah. 

6. Lakum dnukum wa liya dn(i). 

Untukmu agamamu dan untukku agamaku.” 

Bacaan Ayat Kursi 

Allaahu Laailaaha illa huwal hayyul qayyuum. Laa ta'khudzuhu sinatuw walaa nauum. Lahuu maa fissamaawaati wamaa fil ardhi. Mangdzalladzii yasyfa'u 'indahuu illai bi idznih. Ya'lamu maa baina aiydiihim wamaa kholfahum walaa yukhiithuuna bisyayin min 'ilmihii illaa bimaa syaaa a. wasi'a kursiyyuhus samaawaati wal ardho. Walaa yauduhuu khifdhuhumaa wa huwal'aliyyul 'adhiim.  

Artinya: Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk, dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada seorang pun yang dapat memberi syafaat di sisi Allah melainkan dengan seizin-Nya. Allah mengetahui semua apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Mahatinggi lagi Mahabesar. (QS. Al Baqarah: 255).  

Doa Shalat Hajat 

Selain mengungkapkan segala keinginan kita setelah shalat hajat, terdapat bacaan doa yang dianjurkan untuk diamalkan. Berikut ini bacaan doa shalat hajat dikutip dari NU Online: 

Lâ ilâha illallâhul halîmul karîm. Subhânallâhi rabbil ‘arsyil karîmil ‘azhîm. Alhamdulillâhi rabbil ‘âlamîn. As’aluka mûjibâti rahmatik, wa ‘azâ’ima maghfiratik, wal ghanîmata min kulli birrin, was salâmata min kulli itsmin. La tada‘ lî dzanban illâ ghafartah, wa lâ hamman illâ farrajtah, wa lâ hâjatan hiya laka ridhan illâ qadhaitahâ ya arhamar râhimîn. 

“Tiada Tuhan selain Allah yang maha lembut dan maha mulia. Maha suci Allah, penjaga Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Aku mohon kepada-Mu bimbingan amal sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Janganlah Kau biarkan satu dosa tersisa padaku, tetapi ampunilah. Jangan juga Kau tinggalkanku dalam keadaan bimbang, karenanya bebaskanlah. Jangan pula Kau telantarkanku yang sedang berhajat sesuai ridha-Mu karena itu penuhilah hajatku. Hai Tuhan yang maha pengasih.” 

Meskipun telah mengerjakan shalat hajat, bukan berarti semua keinginan akan diberikan oleh Allah SWT. Karena beberapa keinginan yang menurut manusia baik belum tentu baik di sisi Allah SWT. Melainkan Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik. Sebagai umat Islam yang taat, tugas kita yaitu menerima, menjalani dan mensyukurinya. 

Demikian tadi tata cara shalat hajat lengkap dengan niat, surat pendek dan doa yang dibaca. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Load More