Suara.com - Seusai wafatnya Ratu Elizabeth II, rakyat Inggris akan melewati sejumlah prosesi khusus yang harus dilaksanakan ketika Raja atau Ratu Inggris meninggal dunia.
Khusus untuk Ratu Elizabeth II, rangkaian prosesi khusus tersebut diberi nama Operation London Bridge (OLB). Prosesi ini dimulai dengan pengumuman berita meningalnya sang Ratu.
Menyadur dari Business Insider, disebutkan bahwa rangkaian prosesi khusus dalam operasi London Bridge bisa berlangsung lama hingga berminggu-minggu setelah Ratu Elizabeth II meninggal dunia.
Apa saja tahapan prosesi khusus tersebut? Berikut ulasannya.
Ketika Ratu Elizabeth Wafat
1. Pengumuman Ratu Elizabeth II meninggal dunia
Dalam video itu disebutkan, ketika Ratu meninggal dunia, sekretaris pribadinya akan menghubungi Perdana Menteri Inggris. Pemberitahuan wafatnya sang Ratu diberikan dengan kode “London Bridges is Down”.
Perdana Menteri Inggris lalu akan menyiapkan operasi London Bridge sebagai nama dari serangkaian prosesi khusus yang akan dilakukan.
2. Kabar wafatnya Ratu disampaikan ke sejumlah negara
Baca Juga: Berikan Perlakuan Khusus, Benarkah Ratu Elizabeth II Penggemar Berat West Ham United?
Setelah itu, Perdana Menteri Inggris akan menyampaikan kabar mengenai wafatnya Ratu Elizabeth II ke sejumlah negara di dunia, termasuk negara-negara yang menjadi koloni atau negara-negara persemakmuran Inggris di seluruh dunia.
Setelah itu Istana Bunckingham akan memberikan pernyataan resmi mengenai wafatnya Ratu. Dalam waktu yang bersamaan, kabar tersebut disebarkan ke media-media di seluruh negara-negara persemakmuran Inggris.
3. Media sebarkan kabar wafatnya Ratu Elizabeth
Setelah itu, semua media tersebut akan menyiapkan waktu dan tempatnya untuk mengumumkan kabar wafatnya Ratu Elizabeth. Sementara itu, semua acara di media nasional Inggris, BBC, akan dihentikan dan digantikan untuk menyiarkan kabar seputar wafatnya Ratu.
Dan dalam sekejap, semua pembawa acara di BBC akan mengganti pakaiannya dengan baju berwarna hitam. Dan bahkan, warna merah yang menjadi ciri khas BBC akan berubah menjadi hitam, sebagai tanda berkabung.
Semua media, mulai dari media cetak, televisi, radio dan media online langsung mempersiapkan awaknya untuk melakukan peliputan mengenai wafatnya Ratu Elizabeth selama beberapa hari ke depan.
Berita Terkait
-
Berikan Perlakuan Khusus, Benarkah Ratu Elizabeth II Penggemar Berat West Ham United?
-
Tak Terlupakan! Rowan Atkinson Bikin Ratu Inggris Dua Kali Babak Belur
-
Pelangi Muncul Saat Warga Inggris Berduka di Depan Istana Buckingham
-
Urutan Pewaris Takhta Kerajaan Inggris Usai Ratu Elizabeth II Wafat, Pangeran Harry Urutan Kelima
-
Deretan Gelar Baru Keluarga Kerajaan Inggris Sepeninggal Ratu Elizabeth II
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?