News / Metropolitan
Jum'at, 09 September 2022 | 19:29 WIB
Menteri BUMN Erick Tohir. [ANTARA/HO-Dokumen Pribadi]

Suara.com - Wacana Menteri BUMN Erick Thohir mencuri perhatian publik. Pasalnya Erick disebut siap menaikkan juga gaji karyawan BUMN seiring dengan kenaikan harga BBM.

Meski begitu, Erick menyebut penyesuaian besaran gaji merupakan kebijakan masing-masing manajemen perusahaan. Biasanya hal ini akan dilakukan apabila terjadi inflasi.

"Kenaikan gaji ini kan kebijakan masing-masing perusahaan. Dan memang biasanya ada adjustment saat inflasi, itu selalu," terang Erick di Graha Pertamina, dikutip Suara.com pada Jumat (9/9/2022).

Kebijakan ini pun semakin menjadi buah bibir setelah diunggah di akun Instagram @tante.rempong.official. Pasalnya Erick disebut hanya mementingkan nasib para karyawan BUMN ketika dampak kebijakan kenaikan harga BBM juga dirasakan oleh banyak pihak.

"Yang bukan karyawan BUMN nangis dipojokan," kata @tante.rempong.official.

"Ayo kawan-kawan rakyat Indonesia, bekerja keras lah, ingat ada pemimpin disana yang membutuhkan sedekah kita," sindir warganet.

"Yaudah kalau gitu yang bayar pajak cukup karyawan BUMN aje..." komentar warganet.

"Kalo ngeluarin statement tuh dipikirin dulu baik-baik toh pak... emang yang butuh naik gaji cuma karyawan bumn???" ujar warganet.

"Ga punya hati ini @erickthohir," kecam warganet lain tanpa basa-basi.

Baca Juga: Menhub Minta Pemda Ikut Berikan Subsidi-subsidi untuk Ringankan Warga dari Kenaikan Harga BBM

"Emangnya yang ngisi BBM karyawan BUMN doang...???" timpal yang lainnya.

Solusi Erick Thohir di Tengah Kenaikan Harga BBM

Ilustrasi SPBU (Dok. Pertamina)

Tak dipungkiri, kenaikan harga BBM mendapat banyak penolakan, apalagi karena komoditas satu ini digunakan untuk mobilitas seluruh masyarakat.

Erick Thohir pun tidak menutup mata terkait masalah tersebut dan memberikan sebuah solusi. Ia menyerukan masyarakat untuk memilih angkutan umum sebagai alternatif pemakaian kendaraan pribadi.

Bukan hanya itu, Erick juga mendorong pengadaan kendaraan listrik untuk kebutuhan transportasi umum. Ia juga siap mengeluarkan aturan supaya BUMN menggunakan mobil dan motor listrik sebagai kendaraan operasional.

"Kendaraan umum harus ditingkatkan. Makanya tadi mengusulkan bus listrik, BUMN juga akan mengeluarkan Permen Transisi Perusahaan BUMN Harus menggunakan motor dan mobil listrik dalam masa waktu misalnya 2-3 tahun," ujar Erick di Kompleks Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (8/9/2022).

Load More