Suara.com - Aplikasi chat WhatsApp menyimpan segudang fitur dan setelan yang dapat disesuaikan untuk berbagai kebutuhan. Namun, tak banyak pengguna baru tahu tentang fitur mengubah tulisan di WhatsApp bak format seperti di aplikasi Word.
Betul, beberapa fitur tersebut tak lain adalah mengubah huruf miring (italic), huruf tebal (bold), dan huruf coret (strikethrough). Lantas, bagaimana cara bikin tulisan miring di WhatsApp alias italic? Berikut penjelasan selengkapnya.
Cara menggunakan fitur tulisan miring di WhatsApp
Bagi pengguna baru yang ingin mengubah tulisan di WhatsApp menjadi miring untuk menulis huruf asing maupun sekadar membuat tulisan lebih estetik, maka dapat menempuh cara berikut:
- Buka percakapan di WhatsApp (dapat percakapan dengan pengguna lain atau dalam percakapan grup),
- Tap kolom chat sehingga muncul keyboard,
- Ketik tulisan yang hendak dibuat miring dengan diapit dua tanda underscore '_', contoh: _Suara_,
- Tulisan yang telah diketik akan berubah tampilannya menjadi Suara
Selain fitur tulisan miring atau italic, Whatsapp juga memiliki fitur mengubah tulisan menjadi tebal atau bold, berikut caranya:
- Buka percakapan di WhatsApp (dapat percakapan dengan pengguna lain atau dalam percakapan grup),
- Tap kolom chat sehingga muncul keyboard,
- Ketik tulisan yang hendak dibuat miring dengan diapit dua tanda asterisk atau bintang '*', contoh: *Suara*,
- Tulisan yang telah diketik akan berubah tampilannya saat dikirim menjadi Suara
Terakhir ada fitur strikethrough atau mencoret tulisan. Berikut cara menggunakan fitur tersebut:
- Buka percakapan di WhatsApp (dapat percakapan dengan pengguna lain atau dalam percakapan grup),
- Tap kolom chat sehingga muncul keyboard,
- Ketik tulisan yang hendak dibuat miring dengan diapit dua tanda tilde atau bintang '~', contoh: ~Suara~,
- Tulisan yang dikirim akan tampak efek seperti tercoret.
Fungsi pengubah format teks di WhatsApp
Fitur tersebut dikenalkan oleh WhatsApp agar para pengguna dapat memodifikasi tulisan yang hendak mereka kirimkan untuk berbagai tujuan. Misalkan, ketika hendak mengirimkan sebuah pengumuman di percakapan grup, pengguna dapat memberikan penekanan ke sebuah kata dengan fitur bold.
Pengguna yang ingin menulis kata asing atau hanya untuk sekadar membuat tulisan menjadi lebih estetik dapat menggunakan fitur italic.
Baca Juga: Anti Ribet ! Begini Cara Transfer Chat WhatsApp dari Android ke iOS
Dengan demikian, maka berkomunikasi dengan WhatsApp kini dapat lebih efektif layaknya berbicara langsung karena dapat memberikan penekanan ke teks yang dikirimkan sekaligus mencegah adanya kesalahpahaman. Pengguna diharapkan telah memperbarui WhatsApp mereka ke versi paling baru untuk dapat menggunakan fitur tersebut.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Anti Ribet ! Begini Cara Transfer Chat WhatsApp dari Android ke iOS
-
Cara Daftar BLT BBM Lewat HP, Segera Registrasi Agar Dapat Rp Rp 600 Ribu
-
Cara Menghapus Tag di Getcontact, Mudah dan Cepat!
-
Cara Bayar Pajak Motor Tahunan Lewat Samsat dan Secara Online
-
Doa Mandi Taubat, Lengkap dengan Tata Caranya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC