Suara.com - Sholat tolak bala yang erat disebut dengan tradisi Rebo Wekasan di kawasan Pulau Jawa merupakan tradisi yang dilakukan pada hari Rabu terakhir khusus di bulan Safar. Rebo Wekasan dipercaya sebagai hari keramat, sebab banyak bencana yang datang pada hari tersebut.
Pada tahun 2022, Rebo Wekasan jatuh pada hari Rabu, 21 September 2022. Oleh karena itu, beberapa warga Indonesia, khususnya yang tinggal di daerah pesisir, seperti Bantul Yogyakarta, melaksanakan tradisi Rebo Wekasan. Di mana salah satu aktifitas dalam tradisi tersebut adalah melaksanakan sholat tolak bala Rebo Weksan.
Silahkan ketahui lebih lengkap niat sholat, tata cara sholat, waktu melakukan sholat, keutamaan, dan doa sholat tolak bala yang sebaiknya dibaca pada hari Rebo Wekasan.
Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan
Dilansir dari Nu.or.id, bahwa sholat Rebo Wekasan harus diniati sebagai sholat sunnah Muthlaqah atau sholat hajat. Adapun niat sholat tolak bala rebo wekasan itu berbunyi sebagai berikut:
Usholli sunnatal lidaf’il balaa rokatainii lillaahi ta’ala
Artinya : Aku berniat shalat menghilangkan bala dua raka’at sunnat karena Allah SWT
Tata Cara Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan
Untuk melaksanakan sholat tolak bala, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini:
Baca Juga: Sholat Sunnah Lidaf'il Bala, Begini Niat dan Tata Cara Mengerjakannya saat Rebo Wekasan
- Baca niat sholat bala tersebut di atas
- Pada rakaat pertama, baca surat al-fatihah dan surat al-kautsar sebanyak
- Pada rakaat kedua, baca surat al-fatihah dan lanjutkan baca surat Al-Ikhlas 5x
- Pada rakaat selanjutnya, baca surat Al-fatihah, dilanjutkan dengan surat Al-Falaq 1x
- Pada rakaat terakhir, baca surat Al-Fatihah, dilanjutkan dengan surat An-Nas 1x.
Waktu Melakukan Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan
Mengenai waktu melakukan sholat tolak bala Rebo Wekasan disesuaikan dengan kapan jatuhnya hari Rebo Wekasan di tahun 2022. Menilik pada kalender, hari Rebo Wekasan jatuh pada Rabu, 21 September 2022. Sementara itu, berdasarkan paparan Nu.or.id, pelaksanaan sholat tolak bala Rebo Wekasan harus diniatkan sebagai sholat hajat atau sholat mutlak sehingga hukum sholat Rebo Wekasan hukumnya boleh dilakukan.
Sementara persoalan waktu pelaksanaannya, sholat sunah mutlak atau solat hajat tidak dibatasi waktu, sebab, dan jumlah rakaatnya tidak terbatas. Oleh karenanya, pelaksanaan sholat bala Rebo Wekasan dapat dilakukan kapan saja, untuk menolak hal-hal yang dikhawatirkan.
Keutamaan Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan
Sesuai dengan tujuannya, berikut keutamaan melaksanakan sholat tolak bala:
- Mendekatkan diri pada Allah SWT dan memohon pertolongan hanya kepadanya
- Memohon perlindungan hanya kepada Allah SWT dari segala penyakit adalah bukti bahwa kita selalu ingat akan keberadaanNYA dan tidak menyukutukannya
- Membuat hati kita senantiasa tenang karena sadar bahwa Allah SWT akan selalu bersama kita dan melindungi kita, apapun yang ditakdirkannya pada hidup kita, itu adalah yang terbaik dariNYA.
- Membuat kita senantiasa ingat pada pertolongan, kasih sayang Allah SWT dan malaikat-malaikatnya
- Menjauhkan kita dari malapetaka termasuk benca alam dan kekejian manusia, karena hati dan pikiran kita selalu waspada sehingga kita dapat segera menghindar dari malapetaka tersebut
Doa Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan
Berita Terkait
-
Sholat Sunnah Lidaf'il Bala, Begini Niat dan Tata Cara Mengerjakannya saat Rebo Wekasan
-
Doa Rebo Wekasan dan Artinya, Bacalah Hari Ini untuk Tolak Bala!
-
Niat Sholat Hajat Tolak Bala Rebo Wekasan, Lengkap dengan Tata Cara
-
Doa Setelah Tayamum Lengkap dengan Niat, Tata Cara dan Syaratnya
-
Tradisi Rebo Wekasan di Berbagai Daerah, Dipercaya Sudah Ada Sejak Zaman Wali
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga