Suara.com - Direktur Eksekutif Lembaga Survei Kedai Kopi Kunto A. Wibowo menegaskan Puan Maharani adalah tokoh politik nasional yang memiliki track record atau rekam jejak jelas.
Rekam jejak tersebut tercermin dalam banyak aktivitas atau kerja-kerja politik selama ini termasuk Puan memiliki komitmen terhadap tugas-tugas yang diberikan, baik saat menjadi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK), Ketua DPP Partai maupun saat ini sebagai Ketua DPR RI.
"Beliau harus kita akui satu-satunya yang punya rekam jejak jelas. Hanya saja Ibu Puan kan bukan orang yang suka pamer," ungkap Kunto saat diskusi Politik Indonesia Point bertajuk 'Puan Maharani Capres Perempuan Potensial 2024, di Jakarta.
Diceritakan Kunto, saat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mencalonkan diri menjadi Gubernur, yang terpilih sebagai Ketua Tim Pemenangan adalah Puan Maharani. Bahkan Puan sangat aktif untuk turun mengampanyekan Ganjar.
"Hasilnya jelas Pak Ganjar menang artinya komitmen dia terhadap tugas itu luar biasa. Sama halnya saat memimpin DPR sekarang. Banyak hasil kerja beliau yang pantas diapresiasi. Kita bisa sebut UU TPKS beliau jadi motor penggeraknya. Ada juga RUU Kesehatan Ibu dan Anak yang memberikan jaminan perlindungan lebih untuk perempuan dan anak. Ini hasil kerjanya jelas," sambung Kunto.
Dia tidak bisa membayangkan produk hukum Tindak Pidana Kekerasan Seksual akan jadi seperti sekarang jika Puan Maharani tidak menjadi Ketua DPR RI.
"Artinya yang tahu kebutuhan perempuan ya perempuan. Dan di sisi ini beliau sangat mampu dan berhasil memperjuangkan itu," ucapnya.
Dari catatan Survei Kedai Kopi yang sudah dirilis beberapa waktu lalu Puan memiliki elektabilitas meyakinkan pada angka 9,6 persen.
Hal ini linear dengan semakin diterimanya pemimpin perempuan di Indonesia. Lebih dari itu dari catatan survei tersebut masyarakat Indonesia menilai pemimpin perempuan kian menjadi simbol Harapan di Tengah Krisis.
Baca Juga: Elektabilitas Ganjar Unggul Jauh di Atas Prabowo dan Anies
"Menariknya bahwa pemimpin di dunia yang paling berhasil mengendalikan Covid adalah perempuan. Persepsi ini ikut mendorong masyarakat kita untuk tidak lagi terlalu mempersoalkan gender dalam memilih pemimpin. Dan ini adalah keunggulan Ibu Puan juga," jelas Kunto.
Ditambahkan pula dari sisi kepemimpinan, perempuan oleh publik lebih dipercaya karena memiliki kompetensi, teliti, ulet, cekatan dan tanggung jawab terhadap tugas, di samping memiliki komitmen moral yang lebih baik dibandingkan laki-laki.
"Saya sendiri tidak heran ketika melihat survei Ibu Puan sangat positif kenaikannya tentu selain karena rekam jejak kerja tadi juga diimbangi dengan kompetensi memimpin dan saat yang sama persepsi publik positif terhadap hadirnya pemimpin perempuan di Indonesia," pungkas Kunto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek