Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno memberikan bantuan kasur dan lemari kepada pengelola homestay di Desa Wisata Hanjeli, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Bantuan ini diberikan sebagai tindak lanjut atas keluhan dari pemilik homestay yang sebelumnya mengaku masih menggunakan kasur kapuk.
Sandiaga menyebut bantuan telah diberikan tanpa ribet sebagaimana permintaan pemilik homestay. Dia berharap dapat meningkatkan kualitas homestay Desa Wisata Hanjeli sekaligus pengunjungnya.
"Sesuai dengan permintaan tanpa ribet, tanpa mumet, nggak usah pakai proposal, langsung datang kasur-kasur dan perlengkapan tidur," kata Sandiaga dalam keterangannya, Minggu (25/9/2022).
"Mudah-mudahan bisa digunakan langsung melayani pengunjung. Dan ini nggak tipis, jadi badannya nggak pegel," imbuhnya.
Menurut penuturan Sandiaga, homestay tersebut dijual dengan harga sewa permalam Rp250 ribu sudah termasuk sarapan. Keberadaan homestay di sekitar Desa Wisata Hanjeli menurutnya berpotensi meningkatkan penghasilan masyarakat sekitar.
"Ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, penghasilan mereka akan meningkat, dan an diputar untuk semakin majunya Desa Wisata Hanjeli ini," katanya.
Lebih lanjut, kata Sandiaga mengklaim bahwa pemerintah akan memberikan pendampingan kepada pegiat desa wisata. Termasuk, dalam bentuk memberi bantuan terkait kebutuhan sarana dan prasarananya.
"Homestay ini sekarang kita sudah bekerja sama dengan asosiasi, kerja sama juga dengan PUPR, agar masyarakat diberikan bantuan Sarhunta, Sarana Hunian Pariwisata seperti ini," imbuhnya.
Baca Juga: Tak Sekedar Jadi Destinasi, Bali Diharapkan Jadi Center of Excellent Pengelolaan Desa Wisata
Berita Terkait
-
Tak Sekedar Jadi Destinasi, Bali Diharapkan Jadi Center of Excellent Pengelolaan Desa Wisata
-
Pulau Kemaro, Saksi Bisu Cinta Tragis Dua Etnis
-
Universitas Indonesia Luncurkan Program Desa Wisata Berkelas Dunia
-
Potensi Desa Wisata Barania Buka Peluang Usaha dan Lapangan Kerja di Sulsel
-
Dilirik Jadi Capres PPP-PKS, Arief Poyuono Semprot Sandiaga Uno: Monggo Keluar dari Partai Gerindra!
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar