Suara.com - Italia akan dipimpin oleh seorang Perdana Menteri wanita untuk pertama kalinya dalam sejarah setelah partai sayap kanan Brothers of Italy memenangkan pemilihan umum yang digelar akhir pekan lalu.
Seperti dikabarkan Reuters, kemenangan aliansi sayap kanan yang dipimpin oleh Brothers of Italy pimpinan Giorgia Meloni akan membuat Italia berada di bawah pemerintahan sayap kanan sejak Perang Dunia Kedua.
Hasil terakhir menunjukkan blok kanan, termasuk Partai Forza Italia milik Silvio Berlusconi, akan menjadi mayoritas di parlemen.
“Warga Italia telah memberikan kita tanggung jawab yang besar,” ujar Giorgia dalam unggahan di media sosial, Senin (26/9).
“Tugas kita sekarang adalah untuk tidak mengecewakan mereka dan memberikan yang terbaik untuk mengembalikan martabat dan kebanggaan bangsa,” lanjutnya.
Hampir semua suara telah dihitung, dan Brothers of Italy memimpin dengan sekitar 26 persen suara. Dalam pemilihan sebelumnya di tahun 2018, partai itu hanya mendapatkan empat persen suara.
Hasil teranyar ini juga mengukuhkan Brothers of Italy sebagai kekuatan utama sayap kanan, menggeser Partai Liga pimpinan Matteo Salvini
Partai Liga hanya mendapat kurang dari sembilan persen suara, sementara Forza Italia meraih sekitar delapan persen.
Partai-partai kiri-tengah dan tengah memenangkan lebih banyak suara daripada kanan tetapi mereka tetap kalah karena sistem pemilihan di Italia menguntungkan aliansi yang lebih besar.
Ketua Partai Demokrat, Enrico Letta, telah mengumumkan bahwa ia akan akan mundur dari posisi sebagai pemimpin partai.
Meloni dan aliansinya akan menghadapi beberapa tantangan, termasuk melonjaknya harga energi, perang di Ukraina, dan perlambatan ekonomi yang terus berlanjut.
Pemerintahan yang baru juga kemungkinan tidak akan dilantik sebelum akhir Oktober dan Perdana Menteri Mario Draghi akan tetap memimpin pemerintahan sementara untuk saat ini.
Berita Terkait
-
Formasi Baru Italia Ampuh Berikan Kemenangan, Mancini Belum Puas
-
Hasil Bola Tadi Malam, UEFA Nations League: Italia ke Semifinal, Inggris vs Jerman Tanpa Pemenang
-
Hasil Hungaria vs Italia: Menang 2-0, Gli Azzurri ke Semifinal UEFA Nations League
-
Prediksi Susunan Pemain Hongaria vs Italia, Mancini Duetkan Giacomo Raspadori dan Wilfried Gnonto di Lini Depan
-
Prediksi Hungaria vs Italia, Perebutan Tiket Semifinal UEFA Nations League 2022-2023
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan
-
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah