Suara.com - Presiden Ukraina dikejutkan oleh “kegagalan Israel untuk memasok senjata,” di tengah perang yang sedang berlangsung dengan Rusia.
“Saya tidak tahu apa yang terjadi pada Israel. Jujur, terus terang – saya kaget karena saya tidak mengerti mengapa mereka tidak bisa memberikan kepada kami sistem pertahanan udara,” kata Presiden Volodymyr Zelenskyy kepada wartawan Prancis pekan lalu sebagaimana dilansir kantor berita Anadolu.
Pernyataan Zelenskyy itu lebih keras daripada komentarnya pada bulan Maret ketika dia mencela Israel karena keengganannya untuk mengirim senjata ke Kyiv untuk melawan serangan Rusia.
“Saya menyatakan fakta. Hasil percakapan saya dengan para pemimpin Israel tidak menghasilkan apa pun untuk membantu Ukraina,” kata Zelenskyy seperti dikutip oleh Ouest-France.
“Israel tidak memberikan kami apa-apa. Tidak ada, nol," ujar dia menambahkan: "Saya mengerti mereka berada dalam situasi yang sulit dengan Suriah, dan Rusia." (Sumber: Anadolu)
Berita Terkait
-
Indonesia Akan Beli Drone Tempur Turki yang Bikin Rusia Babak Belur di Ukraina
-
Gereja Ortodoks Rusia: Tentara yang Tewas dalam Invasi ke Ukraina Akan Dihapuskan Dosa-dosanya
-
Raih Global Citizen Awards, Jokowi Mendunia Trending Topic di Twitter, Publik: Membawa Misi Perdamaian
-
Gerakan Non-Blok Berhutang Bebaskan Palestina dari Penjajahan, Menlu RI: Kita Hanya Bicara, Tapi Tidak Berbuat
-
Ini yang Bakal Terjadi jika Putin Nekat Gunakan Senjata Nuklir di Ukraina
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus