Suara.com - Heboh balita kena hipotermia saat mendaki gunung mendapatkan tanggapan luas dari netizen. Bahkan kabar ini pun sampai dikomentari oleh penyanyi Fiersa Besari. Lalu muncul pertanyaan usia berapa bayi boleh naik gunung?
Fiersa yang senang mendaki gunung, juga menyatakan pendapatnya bahwa ia sempat bercita-cita membawa anak mendaki. Akan tetapi, setelah punya anak, ia mengaku impian itu hilang seketika karena ia lebih ingin melindungi anak daripada untuk memuaskan ego pribadi.
Banyak yang menanggapi status Fiersa Besari ini dengan anjuran agar mengajak anak ke tempat hiburan yang lebih aman saja. Nah, mungkin Anda juga penasaran usia berapa anak bisa diajak mendaki? Yuk, cek saran-saran dan penjelasan usia berapa bayi boleh naik gunung di bawah ini.
Minimal sudah berumur 3 bulan
Diterjemahkan dari babycenter.com, sebenarnya organ tubuh bayi memiliki kemampuan untuk menoleransi perubahan suhu di ketinggian seperti orang dewasa asalkan ia tidak memiliki masalah kesehatan khusus dan berusia di atas 3 bulan.
Bayi di bawah 3 bulan tidak memiliki paru-paru yang cukup matang untuk menangani stres ketinggian. Jadi tunggu sampai bayi mencapai usia lebih dari tiga bulan untuk melakukan perjalanan.
Periksa kondisi kesehatan secara keseluruhan
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kesehatan bayi. Sekalipun ia sudah menginjak usia cukup untuk melakukan perjalanan, kita tidak boleh bertindak asal-asalan.
Jika bayi memiliki kondisi jantung atau paru-paru dan juga jika dia lahir prematur, maka kita harus mempertimbangkan kembali perjalanan tersebut. Dalam hal ini, konsultasikan dengan dokter anak tentang kemampuannya untuk mentolerir ketinggian.
Rencanakan Perjalanan dengan Matang
Anda juga perlu memberi waktu pada tubuh untuk menyesuaikan diri dengan perubahan ketinggian. Maka dari itu, lakukan perencanaan perjalanan yang mudah dengan sering berhenti di sepanjang jalan. Kebutuhan cairan meningkat di ketinggian yang lebih tinggi, jadi sering-seringlah merawat bayi yang Anda ajak mendaki dengan memberinya beberapa ons susu formula dan air minum.
Pemeliharaan suhu tubuh juga harus diperhatikan terhadap bayi Anda. Jadi pastikan anak memakai beberapa lapis pakaian hangat untuk membuat anak Anda tetap nyaman.
Sinar matahari juga lebih intens di ketinggian yang lebih tinggi, jadi Anda harus sangat berhati-hati dalam mengoleskan tabir surya yang aman untuk bayi. Disarankan juga untuk menutupi kepalanya dengan topi bertepi lebar.
Kenali tanda-tanda hipotermia
Sekitar 25 persen orang dewasa bisa mendapatkan masalah kesehatan seperti hipotermia saat berada di ketinggian. Hal yang sama juga berlaku pada bayi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
Terkini
-
Tolak Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme, Koalisi Sipil: Berbahaya Bagi Demokrasi dan HAM
-
Survei UGM: 90,9% Masyarakat Puas Atas Penyelenggaraan dan Pelayanan Transportasi Libur Nataru
-
Prabowo Agenda Panen Raya di Karawang, Zulhas dan Bobby Naik Motor
-
Bongkar Total Tiang Monorel Mangkrak Tanpa Ada Penutupan Jalan? Ini Kata Pramono
-
Boni Hargens: Rekomendasi Kompolnas Normatif Saja Soal Reformasi Polri
-
Macet Parah di Grogol, Sebagian Layanan Transjakarta Koridor 9 Dialihkan via Tol
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Hujan Ringan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Wilayah
-
Greenland Punya Tambang Melimpah, Trump Ngotot Mau Caplok Usai Serang Venezuela
-
Istana Prihatin Atas Teror Terhadap Influencer, Minta Polisi Lakukan Investigasi
-
Percepat Pemulihan Sumatra, Prabowo Bentuk Satgas Khusus Dipimpin Tito Karnavian