- Presiden Prabowo bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana di tiga provinsi Sumatra.
- Mendagri Tito Karnavian ditunjuk sebagai Ketua Satgas, dibantu oleh Letjen TNI.
- Prioritas utama satgas adalah pembangunan kembali hunian bagi para korban bencana.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto secara resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana untuk tiga provinsi di Sumatra: Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Pembentukan Satgas ini diumumkan setelah pelaksanaan retret kabinet di Hambalang, Bogor.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa Presiden telah menunjuk Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai Ketua Satgas, dengan Letnan Jenderal Richard Tampubolon sebagai Wakil Ketua. Sementara itu, Menko PMK Pratikno akan menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah.
"Pertimbangannya, karena bencana kali ini terdampak di tiga provinsi yang cukup luas, Bapak Presiden meyakini bahwa di bawah Mendagri, koordinasi dapat berjalan lebih baik," kata Pras di Hambalang, Selasa (6/1/2026).
Prioritas Utama: Pembangunan Hunian
Pras menegaskan, meskipun tidak ada target waktu yang spesifik, Presiden berharap Satgas dapat bekerja secepat mungkin. Prioritas utamanya adalah pembangunan kembali hunian bagi para korban.
"Prioritas pertama adalah sesegera mungkin membangun sebanyak-banyaknya hunian bagi saudara kita yang sekarang masih di pengungsian," kata Pras.
Untuk rumah yang mengalami rusak ringan dan sedang, akan diberikan kompensasi agar pemilik bisa segera melakukan perbaikan.
Tugas Satgas
Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menjelaskan bahwa tugasnya sebagai Ketua Satgas akan mencakup pemulihan di berbagai sektor krusial di 52 kabupaten/kota yang terdampak.
Baca Juga: Begini Respons Cak Imin Soal Kelakar Prabowo 'PKB Harus Diawasi'
"Tugasnya meliputi pemulihan infrastruktur, pendidikan, pemerintahan, pembangunan jalan, perumahan, fasilitas kesehatan, dan pelayanan publik lainnya," kata Tito.
Sebagai langkah awal, Tito akan segera menggelar rapat bersama wakilnya, Letjen TNI Richard Tampubolon, untuk menyusun struktur organisasi dan merumuskan langkah-langkah strategis yang akan diambil.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Kuasa Hukum Ungkap Kunjungan Gibran Saat Jenguk Andrie Yunus: Mendadak dan Tak Ada Komunikasi
-
Oposisi Israel Ngamuk! Sebut Netanyahu Gagal Total Usai Sepakati Gencatan Senjata dengan Iran
-
Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland
-
Cerita Prabowo Keliling Banyak Negara untuk Amankan Suplai Minyak Indonesia
-
Prabowo: Kalau Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Termasuk Negara Aman
-
Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia
-
Periksa Saksi Kasus Pemerasan TKA, KPK Telusuri Aset Eks Sekjen Kemnaker Heri Sudarmanto
-
Prabowo: Hoaks dan Manipulasi AI Bisa Ganggu Stabilitas Negara, 100 Orang Saja Bisa Bikin Gaduh
-
Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM: Masih Perawatan Ketat, Jalani Operasi Berulang
-
Gencatan Senjata dengan Iran Disepakati, Netanyahu Dihujani Badai Kritik di Israel