Suara.com - Seorang reporter televisi bikin geger media sosial karena benda yang menutupi mikrofonnya.
Video saat reporter tersebut tengah liputan viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Twitter @LauraSavino747 yang mempertanyakan penutup mikrofon tersebut.
"Apa itu yang menutupi mikrofonnya? cuma nanya," tulis @LauraSavino747.
Melansir dari TMZ, penutup mikrofon dari reporter NBC itu tak lain dan tak bukan adalah sebuah alat kontrasepsi yakni kondom.
Reporter Kyla Galer sedang melaporkan liputan tentang cara aman menghadapi Badai Ian di Florida. Kala itu Galer membutuhkan penutup mikrofon dalam keadaan hujan, namun tak ada.
Akhirnya Galer memutuskan untuk menggunkan kondom latek sebagai pelindung mikrofonnya.
"Seperti yang kalian pikirkan, ini memang kondom. Kita tidak bisa membiarkan mikrofon ini basah. Jadi, kita harus melakukan apa yang harus kita lakukan," ujar Galer.
Galer menyebutkan bahwa tak ada sarung tangan atau alat lainnya yang bisa melindungi mikrofonnya. Padagal dia berada di Naples salah satu area pusat badai menerjang.
Berbagai warganet turut berkomentar pada penampilan Galer dengan kondom yang menutupi mikrofon.
"Aku bisa mengerti mengapa dia melakukannya. Mikrofon berkualitas mahal dan dia mungkin berada di bawah tekanan dari atasannya untuk memastikannya tidak basah," komentar warganet.
"Kondom itu bukan ide yang buruk, tapi pasti tidak diterima dengan baik," imbuh warganet.
"Kayaknya itu udah banyak dilakukan deh," tambah lainnya.
"Bisa dipraktikan buat wawancara politisi yang bohong dan suka menghina," tulis warganet di kolom komentar.
"Para pemeran teater juga udah banyak yang pakai kondom tanpa pelumas buat melindungi mikrofon mereka," timpal lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT