Di hadapan awak media orang nomor satu di Jatim ini mengatakan bahwa Pemprov Jatim saat ini akan fokus pada penanganan korban selamat serta meninggal dunia sampai identifikasi keluarga selesei. Gubernur Khofifah menuturkan Pemprov Jatim memiliki Rumah Sakit di wilayah Malang yang fasilitasnya terbilang lengkap.
"Karena Rumah Sakit Saiful Anwar, relatif peralatan dan tenaga medisnya cukup lengkap,"imbuhnya.
Lebih lanjut Khofifah mengapresiasi langkah sigap RSSA Malang untuk memberikan pelayanan maksimal. Utamanya bagi korban luka berat yang menderita patah tulang dan lain sebagainya.
"Ketika kami kesana kira-kira jam 10.30 WIB itu, tindakan sudah diberikan setelah dirontgen dan seterusnya. Misalnya yang ada refraksi ya langsung di Gips, dan setelah itu mereka bisa masuk ke ruang rawat inap," kata Khofifah.
Tak hanya itu, orang nomor satu di Jatim ini menyampaikan bahwa berbagai upaya terus dilakukan Pemprov Jatim bersama Pemkab. dan Pemkot Malang juga Kodam ,V Brawijaya dan Polda Jatim. Dirinya mengatakan akan terus melakukan koordinasi intensif dengan pihak-pihak terkait.
"Kami terus berusaha dan memastikan semua dalam proses penanganan terbaik dari kami, dari pemprov maupun dari pemkab dan pemkot malang," ucapnya.
Sebagai informasi, Gubernur Khofifah didampingi Sekdaprov Jatim dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim secara langit turun meninjau di RSUD. Kanjuruhan dan RSSA Malang.
Atas terjadinya insiden ini, Khofifah menyampaikan duka cita mendalam dan mendoakan korban serta keluarga yang ditinggalkan. Ia menegaskan bahwa harus ada pembelajaran yang diambil dari insiden semalam.
"Kami semua tentu merasakan duka yang sangat mendalam, Jawa Timur berduka bangsa Indonesia juga berduka dan dunia olahraga kita juga berduka. Tentu ini menjadi pembelajaran sangat berharga bagi kita semua, bahwa semua kita mencintai olahraga, mencintai bola dan kita mencintai bagaimana suasana pertandingan bola yang bisa memberikan suasana yang membahagiakan bagi kita, semua ini pembelajaran yang penting bagi kita semua," pungkasnya.
Baca Juga: Buntut Kericuhan Kanjuruhan, PSSI Pastikan Arema FC Terima Sanksi Berat!
Senada dengan Khofifah, Menteri Koordinator Bidang PMK, Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa saat ini yang menjadi fokus utama adalah penangan korban selamat. Dan ia berjanji akan menangani peristiwa ini hingga tuntas.
"Ini sekarang kita tahap darurat insiden dulu, kita tangani secara tuntas itu akan kita bicarakan selanjutnya, kita tangani dulu ini yang jadi korban, kita tuntaskan dulu," kata Muhadjir Effendy di RSUD. Kanjuruhan Malang.
Selain itu ia juga mengimbau kepada Bupati Walikota yang warganya menjadi korban insiden ini untuk memberikan perhatian dan santunan kepada mereka.
Atas nama pemerintah dan secara pribadi ia mengucapkan belasungkawa untuk mereka yang telah meninggal dan juga prihatin. Ia juga menyesalkan terjadinya peristiwa ini terlebih terjadi saat Indonesia memulai kembali even-even sepakbola yang sempat terhenti akibat pandemi.
"Mudah-mudahan ini pelajaran bagi kita semua agar tidak terjadi lagi," tutupnya.
Di sisi lain Direktur Utama RSSA Kohar Hari Santoso mengatakan bahwa Gubernur Khofifah telah datang untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dan menemui sejumlah korban yang dirawat di RSSA Malang. Ia menuturkan banyak korban meninggal dunia yang didominasi karena berdesakan, terjatuh dan mengalami trauma kepala dan dada.
Berita Terkait
-
Simpang Siur, Kapolri Pastikan Korban Tragedi Kanjuruhan Malang Berjumlah 125 Jiwa
-
Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Bertambah Jadi 174 Orang, Puluhan Supporter Luka Berat
-
Tragedi Kanjuruhan Disorot Habis Media dan Netizen Malaysia, Nyinyir soal Tuan Rumah Piala Dunia U-20
-
Ada Pita Hitam dan Bendera Indonesia di Laga Espanyol vs Valencia, La Liga Spanyol Berduka Tragedi Kanjuruhan
-
Kasus Tembakan Gas Air Mata Bukan Kali Pertama di Kanjuruhan, 2018 Juga Pernah
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak
-
Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat
-
Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan
-
MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu
-
Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!
-
Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?
-
Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya